Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengunjungi Pulau Rempang, Batam Senin (18/9) kemarin, merespons penolakan warga terhadap proyek Rempang Eco-City
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bertemu warga Rempang, Batam.Foto: Dok. Kementerian Investasi/ BKPMMenteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengunjungi Pulau Rempang, Batam Senin kemarin. Kunjungan ini untuk mendengarkan aspirasi masyarakat Pulau Rempang yang terdampak pengembangan proyek Rempang Eco-City.
Bahlil kemudian mengulangi penjelasan yang sama kepada ratusan warga yang menunggu di luar rumah Gerisman."Bapak/Ibu semua tahu bahwa tidak ada negara manapun, tidak ada provinsi manapun, tidak ada pemda kota/kabupaten manapun yang maju hanya karena dibiayai lewat APBD . Tidak ada! Kita perlu investasi untuk menggerakkan perekonomian sebuah daerah dan memberikan lapangan pekerjaan," jelas Bahlil dalam keterangan tertulis, Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Relokasi Warga Pulau Rempang, Segini Hitungan Ganti Rugi dari PemerintahPemerintah ingin merelokasi warga di Pulau Rempang untuk mewujudkan kawasan Rempang Eco City.
Baca lebih lajut »
Rempang Harus Kosong 28 September, Bahlil Beberkan Fasilitas yang Diterima 700 Warga TerdampakMasyarakat Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-city akan direlokasi.
Baca lebih lajut »
China Investasi US$11,5 M, Apa Untung Buat Warga Rempang?Pemerintah akan terus mendorong realisasi investasi di Pulau Rempang, melalui pembangunan Rempang Eco Park.
Baca lebih lajut »
Pascaricuh Pembebasan Lahan, LPSK: Hak Masyarakat Rempang Harus DijaminSolidaritas Nasional untuk Rempang menemukan delapan temuan terkait dampak kekerasan di Rempang pada 7 September.
Baca lebih lajut »
Menteri Investasi Bahlil Sebut Warga Rempang Mau Digeser di Wilayah Lain: Hak Rakyat Kami JagaMenteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan persoalan atau konflik Rempang sudah selesai, warga bersedia dipindahkan di lokasi berbeda di Pulau Rempang.
Baca lebih lajut »