Menteri Agama Fachrul Razi disebut mempertimbangkan untuk mengevaluasi pelaksanaan salat Jumat setelah mendapat laporan bahwa ada beberapa masjid yang belum menjalankan protokol kesehatan.
Di Solo, seperti dilaporkan Fajar Sodiq untuk BBC News Indonesia, beberapa masjid juga sudah menerapkan protokol kesehatan.
Ia pun mengatakan dengan pemberlakuan protokol kesehatan para jemaah salat Jumat tidak takut dan malah merasan nyaman."Hari biasa kalau membludak sampai serambi sana...sekitar seribuan lebih. Tapi kini hanya paling sekitar 300 jamaah," katanya.Riris Andono Ahmad, ahli epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada, mengatakan protokol jaga jarak di masjid akan mengurangi kontak antara jemaah.
Selain itu, surveilans perlu diperkuat agar bisa dilakukan deteksi dini jika terjadi kasus Covid-19 di suatu tempat, tambahnya.Umat Islam di sejumlah wilayah Indonesia mulai menggelar salat Jumat seiring dilonggarkannya pembatasan sosial dan transisi menuju normal baru. Seperti apa pedoman salat Jumat yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia?
Beberapa pertanyaan yang mengemuka, demikian MUI dalam pertimbangan fatwanya, antara lain tentang perenggangan saf serta tata cara pelaksanaan salat Jumat mengenai pengurangan daya tampung.Warga menandai batas jarak antar jamaah di lokasi salat Idul Fitri 1441 H di Masjid Jami Al-Ma'mur, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu .
"Pendapat pertama, jamaah boleh menyelenggarakan salat Jumat di masjid atau tempat lain yang telah melaksanakan salat Jumat dengan model shift, dan pelaksanaa salat Jumat dengan model shift hukumnya sah," demikian fatwa MUI. Masjid juga diminta untuk mendukung imam salat Jumat memperpendek khutbah salat dan memilh bacaan surat al-Quran yang pendek saat salat.Image caption
DMI, menurutnya, menyerukan agar pengelola masjid untuk mengurangi kapasitas jemaah masjid hingga 44% dan berjarak minimal satu meter.Sebelumnya, akhir Mei lalu, Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan Surat Edaran No. 15 tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di masa pandemi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kementerian Agama Bakal Evaluasi Pelaksanaan Salat Jumat di Tengah Pandemi Covid-19 - Tribunnews.comKementerian Agama (Kemenag) bakal melakukan sejumlah langkah terkait pelaksanaan salat jumat di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.
Baca lebih lajut »
Masjid Raya Bandung Mulai Laksanakan Salat Jumat Besok |Republika OnlineSelama pelaksanaan salat Jumat protokol kesehatan dijalankan secara ketat.
Baca lebih lajut »
Masjid Raya Sabilal Muhtadin Tak Diizinkan Laksanakan Salat JumatMasjid Raya Sabilal Muhtadin merupakan simbol keagamaan di Kalsel namun belum diizinkan melaksanakan salat Jumat karena masih berisiko tinggi penularan covid-19.
Baca lebih lajut »
Kemag Pertimbangkan Evaluasi Salat Jumat di Tengah Pandemi Covid-19Kemag akan mengevaluasi pelaksanaan Salat Jumat karena ada beberapa masjid yang belum menjalankan protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »
Kemenag Gelar Evaluasi Usai 2 Kali Pelaksanaan Salat JumatKemenag telah menyurati seluruh kantor wilayah di seluruh Indonesia untuk memberikan evaluasi hasil pelaksanaan salat Jumat selama dua pekan terakhir.
Baca lebih lajut »
Kemenag Pertimbangkan Evaluasi Pelaksanaan Salat Jumat di Tengah Pandemi COVID-19 - Tribunnews.comMenurut hasil laporan yang diterima dari Kantor Wilayah Kemenag dan masyarakat, ada beberapa masjid yang belum menjalankan protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »