Uang itu adalah bagian dari US$ 900 juta yang secara tidak sengaja ditransfer bank ke kreditor atau pemberi pinjaman perusahaan kosmetik Revlon. Citibank via detikfinance
telah meminta pengadilan Federal untuk memaksa perusahaan pengelola investasi global, Brigade Capital mengembalikan dana US$ 176 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun. Uang itu adalah bagian dari US$ 900 juta yang secara tidak sengaja ditransfer bank ke kreditor perusahaan kosmetik Revlon.
Bank mengatakan itu bermaksud mengirim Brigade hanya US$ 1,5 juta untuk menutupi bunga pinjaman yang dipegang oleh investor. Citigroup menyalahkan pembayaran berlebih yang tidak disengaja sebagai kesalahan operasional. Dalam pengajuan ke Pengadilan Distrik Selatan New York, Citigroup mengatakan pihaknya bermaksud untuk melakukan pembayaran bunga atas nama Revlon tetapi jumlah transfer lebih dari 100 kali lipat dari jumlah yang dimaksudkan.
"Ketika Citibank menemukan kesalahan itu, ia segera meminta penerima untuk mengembalikan uangnya," kata bank terbesar ketiga di Amerika itu dilansir dari
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Nih Bedanya Uang Khusus dan Uang Rupiah yang Jadi Alat PembayaranGubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, ada perbedaan antara uang khusus ini dengan uang rupiah lainnya yang biasa menjadi...
Baca lebih lajut »
Cek Fakta: Tidak Benar Ada Gambar Suku Adat China di Uang Rupiah BaruBeredar postingan di media sosial soal desain mata uang Rupiah yang baru. Postingan itu banyak disebarkan sejak awal pekan ini.
Baca lebih lajut »
Keluarkan uang kertas Rp75.000, BI: Ini tidak termasuk redenominasiDeputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menekankan uang kertas rupiah khusus pecahan 75.000 yang diluncurkan dalam rangka memperingati HUT ke-75 ...
Baca lebih lajut »