Pelaku mengaku, tidak sadar dengan perbuatan yang dilakukannya karena emosi korban berselingkuh dengan istrinya selama enam tahun.
Adreas mengaku, tidak sadar dengan perbuatan yang dilakukannya karena emosi korban berselingkuh dengan istrinya selama enam tahun.
Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan, peristiwa penusukan tersebut terjadi karena hubungan asrama. Andy mengungkap, sebelum penusukan terjadi, pelaku datang ke rumah mertua di Jalan Sri Gading 3, Turisari, Mangkubumen, Banjarsari, Solo, Rabu pukul 17.00 WIB dengan maksud mencari istrinya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wiranto: Hati-hati Kalau tidak bisa Mengatasi ini Akan DicopotWiranto juga mengatakan, saat ini ada 37 korporasi yang diperingatkan dan lima korporasi sudah masuk ke pengadilan terkait karhutla. Wiranto
Baca lebih lajut »
Buronan Pembunuh Hakim Tua Akhirnya Ditangkap, Motifnya karena Sakit HatiJajaran Polda Sumut akhirnya berhasil menangkap Johannes Pernando, 27, buronan kasus pembunuhan ayah kandungnya sendiri, Hakim Tua, Selasa (20/8). Johannes diringkus di tempat persembunyiannya di Tangerang Selatan (Tangsel). KasusPembunuhan
Baca lebih lajut »
Mahasiswa Papua: Rasa Sakit Hati Masyarakat Papua, Obatnya Presiden Jokowi
Baca lebih lajut »
Sakit Hati Dipecat, 3 Mantan Tukang Kebun Sekolah Curi 31 LaptopKasus pencurian 31 laptop di SMK Peristek, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal terungkap. Tiga dari empat orang pelaku ternyata mantan tukang kebun sekolah tersebut. Pencurian TukangKebun
Baca lebih lajut »
Usai Dipanggil KPAI, Duo Semangka Janji Hati-hati soal Konten Vulgar'Kami jadi lebih berhati-hati mengelola sosmed. Kami punya komitmen agar bisa menghibur dengan cara lebih positif,' kata Kiara 'Duo Semangka'. DuoSemangka KPAI
Baca lebih lajut »
Hati-Hati, Ada Begal di Kawasan Gunung PinangDua sejoli, Billy Prayoga Rustanto dan Novitasari dibegal dalam perjalanan pulang dari objek wisata Gunung Pinang. Begal
Baca lebih lajut »