Jumlah saham Sigmantara Alfindo di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) tercatat berkurang 8.520.000.000 lembar saham, pada 28 Maret 2023.
Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pemegang merek dagang Alfamart, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. terekam mengalami perubahan di struktur pemegang sahamnya. Sebab saham PT Sigmantara Alfindo berkurang hingga miliaran lembar di perusahaan ritel modern tersebut.
Sekadar informasi Sigmantara Alfindo merupakan pemegang saham pengendali dari AMRT. Adapun di tubuh Sigmantara Alfindo terdapat nama Djoko Susanto yang merupakan pendiri dari Sumber Alfaria Trijaya. Berdasarkan catatan Bisnis, Djoko Susanto tercatat menduduki jabatan Presiden Komisaris di perusahaan tersebut.
Sementara itu, berkurangnya sejumlah saham yang dimiliki Sigmantara Alfindo di AMRT, terekam dalam laporan terbaru PT Kustodian Sentral Efek Indonesia .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Prospek Saham BUMN setelah Kinerja 2022 MelompatSaham-saham BUMN diprediksi makin prospektif setelah mencatatkan lompatan kinerja sepanjang 2022.
Baca lebih lajut »
Hari Ini Cum Dividen Saham BBCA, Direksi hingga Komisaris Kompak Telah Borong SahamJajaran direksi hingga komisaris PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) kompak memborong saham perusahaan menjelang cum dividen atau batas hak pembagian dividen.
Baca lebih lajut »
IHSG Ditutup Menguat, Saham ADRO-UNTR Paling CuanSaham CHEM, ADRO, hingga UNTR menjadi saham paling cuan hari ini di tengah peningkatan IHSG.
Baca lebih lajut »
Bursa Asia dan IHSG Melesat Tersengat Manuver Besar AlibabaIndeks saham Asia naik untuk hari kedua karena pasar saham di Jepang dan Australia juga meningkat.
Baca lebih lajut »
Pantes IHSG Ngegas, 10 Saham Ini Diborong AsingIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat setelah sempat melemah di awal pekan ini, ini saham-saham yang diborong asing
Baca lebih lajut »
Wall Street Tergelincir Krisis Perbankan AS, Saham Teknologi TerimbasBursa saham Wall Street terkoreksi setelah pernyataan Pemerintah AS tentang bank-bank yang kesulitan dan menjual saham-saham yang terkait dengan teknologi.
Baca lebih lajut »