Pasar saham Amerika Serikat (AS), Wall Street terguncang akibat merosotnya harga saham Meta, perusahaan teknologi yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook.
Pada Rabu malam, Meta melaporkan penurunan laba yang jarang terjadi, didorong oleh pengeluaran untuk visinya terhadap metaverse, sekaligus menghadapi tantangan periklanan pada layanan yang ada. Demikian disadur dari CNN, Jumat .
Penurunan tersebut juga menyeret saham teknologi lainnya turun, termasuk Amazon, Etsy, Pinterest, dan Twitter.Muncul pertanyaan, apakah ini akhir dari peran penting saham FAANG, yakni Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google di pasar? menurut kepala strategi pasar TD Ameritrade JJ Kinahan, masih terlalu dini untuk menyimpulkannya, dan lagi beberapa dari perusahaan tersebut masih berjalan dengan baik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pasar Pantau RIlis Kinerja Emiten, Wall Street Dibuka MixedBursa saham Amerika Serikat (AS) kembali bergerak variatif pada pembukaan perdagangan Rabu (2/2/2022)
Baca lebih lajut »
Saham Teknologi Dilego Lagi, Wall Street DIbuka di Zona MerahBursa saham Amerika Serikat (AS) terbanting pada pembukaan perdagangan Kamis (3/2/2022)
Baca lebih lajut »
Wall Street Terkapar karena Meta, Nasdaq Jatuh 3,7%Bursa AS Wall Street jatuh karena Meta Platforms, induk Facebook melaporkan hasil kuartalan yang mengecewakan.
Baca lebih lajut »
Dear Omicron, Jangan Galak-galak! Hotel Butuh Nafas NihPengusaha hotel tengah ketar-ketir akibat lonjakan kasus Covid-19.
Baca lebih lajut »
Faisal Ketar-Ketir Fuji Kebablasan Pacaran, Ibu Thariq Ikut Beri Nasihat?Orangtua Fuji dan Thariq Halilintar mulai memperhatikan gaya pacaran anak-anak mereka. Faisal ayah Fuji dan ibu Thariq, Lenggogeni Faruk, sempat memberikan masukan ini.
Baca lebih lajut »
Saham Meta Anjlok Seiring dengan Pengguna Facebook yang Terus BerkurangSelain ancaman terhadap bisnis iklan, para eksekutif perusahaan acap kali menyebut bahwa mereka juga harus berkutat dengan persaingan dari TikTok dan juga platform lain.
Baca lebih lajut »