Saham emiten batu bara milik orang terkaya RI, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami kenaikan 10,54%, karena faktor apa?
Foto: PT Bayan Resources Tbk membagi dividen sebesar US$ 300 juta dari laba 2018 yang sebesar US$ 500,43 juta, atau sebesar 59,94%, dengan besaran sebesar US$ 0,09 per lembar saham. Saham emiten batu bara milik orang terkaya RI, PT Bayan Resources Tbk mengalami kenaikan 10,54% ke posisi Rp 23.600 per lembar hingga penutupan perdagangan sesi I, Kamis .
Sentimen positif ini didukung oleh pelaksanaan RUPS pada hari ini yang rencananya akan mengumumkan pembagian dividen dan skenario peningkatan produksi 23,4% pada tahun 2023. Dengan kenaikan tersebut menjadikan BYAN sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar ke-2 di bursa, yaitu Rp792 triliun, di bawah PT Bank Central Asia Tbk . Pencapaian itu menyalip kapitalisasi pasar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk yang berada diperingkat ketiga dengan
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IHSG Ditutup Zona Hijau, Saham BBCA, BBRI, ASII & BMRI Laris ManisSebanyak 325 saham menguat, 210 saham melemah, dan 201 saham stagnan pada penutupan IHSG hari ini.
Baca lebih lajut »
Harga Batu Bara Lagi 'Panas', Sahamnya di RI Ikutan NgegasPer pukul 09:38 WIB, dari 20 saham batu bara di RI, 15 saham menguat, tiga saham cenderung stagnan, dan dua saham terpantau melemah.
Baca lebih lajut »
Bank Raksasa Prancis Curi Start Borong Saham-saham Royal DividenBank raksasa asal Prancis tancap gas memborong saham-saham royal dividen jelang rangkaian agenda RUPST pada Mei 2023.
Baca lebih lajut »
IHSG Diperkirakan Naik ke 6.856, Pantau Menu Saham Usai LebaranPasca-libur Lebaran, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan. Pasca-libur Lebaran, indeks...
Baca lebih lajut »
Emas Dunia Terus Naik, 5 Saham Emas RI Malah LongsorPada satu jam pembukaan perdagangan Rabu (26/4/2023) beberapa saham emas justru mengalami koreksi, ada apa?
Baca lebih lajut »
BI Ramal Kredit Naik 10,4% di 2023, Sinyal Positif Saham BankBank Indonesia (BI) mengeluarkan survei terbaru soal perbankan, ini datanya
Baca lebih lajut »