Rusia: Tank Jerman dan AS Akan Terbakar Sindonews BukanBeritaBiasa .
yang menyediakan tank Leopard 2 dan Abrams bagi Ukraina. Rusia memperingatkan bahwa tank Jerman dan AS akan terbakar seperti yang lain jika mereka mecapai garis depan.
Kanselir Jerman, Olaf Scholz, mengatakan pemerintahnya akan mengirim tank ke Ukraina. Ia mengatakan Berlin bertindak dalam"koordinasi yang erat" dengan sekutunya.Sebagai tanggapan, Kremlin memperingatkan tank AS dan Jerman yang dikirim ke Ukraina akan terbakar seperti yang lainnya dan menyebut keputusan itu tidak masuk akal.
"Saya yakin bahwa banyak spesialis memahami absurditas gagasan ini," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.“Hal utama adalah, ini adalah perkiraan yang sangat jelas tentang potensi yang akan menambah angkatan bersenjata Ukraina," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jerman Dilaporkan Setuju Kirim Tank Leopard ke Ukraina |Republika OnlineJerman dan Polandia akan mengirim tank leopard dan AS akan kirim tank abrams
Baca lebih lajut »
Perbandingan Spesifikasi Tank Leopard 2 Jerman dengan Tank Abrams ASPerbandingan tank Leopard dan tank Abrams menarik untuk diketahui, mengingat Amerika Serikat (AS) yang awalnya enggan menyumbangkan tank Abrams untuk Ukraina. Perbandingan...
Baca lebih lajut »
Jerman Beri Lampu Hijau Pengiriman Tank-tank Leopard ke UkrainaJerman mengizinkan tank-tank canggih Leopard 2 buatan mereka dikirim ke Ukraina untuk melawan Rusia. AS juga berencana memasok tank-tank M16 Abrams ke Ukraina. Keputusan Jerman dan AS memicu kemarahan Rusia. Internasional AdadiKompas
Baca lebih lajut »
AS dan Jerman Siap Kirim Tank ke Ukraina, Rusia: Provokasi Terang-TeranganAmerika Serikat dan Jerman siap mengirimkan tank untuk membantu Ukraina melawan Rusia, yang disebut Moskow sebagai Provokasi Terang-Terangan
Baca lebih lajut »
Kremlin: Pengiriman Tank Leopard Bukan Pertanda Baik Hubungan Jerman-Rusia |Republika OnlineSaat ini hubungan Rusia dengan Jerman sudah pada titik terendah.
Baca lebih lajut »