Rusia Selidiki Penyiksaan Tentaranya di Tahanan Ukraina

Indonesia Berita Berita

Rusia Selidiki Penyiksaan Tentaranya di Tahanan Ukraina
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 59%

Rusia mengatakan pada Selasa (5/7/2022), pihaknya sedang menyelidiki penyiksaan terhadap tentaranya yang ditahan di Ukraina.

Moskwa, Beritasatu.com - Rusia mengatakan pada Selasa , pihaknya sedang menyelidiki penyiksaan terhadap tentaranya yang ditahan di Ukraina dan dibebaskan sebagai bagian dari pertukaran baru-baru ini dengan Kyiv.

Komite Investigasi Rusia, yang menyelidiki kejahatan besar, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya"memverifikasi fakta perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan tentara Rusia di Ukraina". Pekan lalu Moskwa dan Kyiv saling bertukar 144 tawanan perang, pertukaran terbesar sejak Presiden Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari.BACA JUGAInvestigasi, 3.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Ukraina

Menurut pernyataannya, salah satu tentara mengatakan petugas medis Ukraina merawatnya tanpa anestesi dan bahwa dia"dipukuli, disiksa dengan listrik" di penangkaran.Tentara Rusia lainnya yang terluka, yang kakinya diamputasi, mengatakan dia dipukuli dengan parah dan menuduh seorang petugas medis Ukraina memukul lukanya, kata pernyataan itu.

Kesaksian tentara Rusia yang dibebaskan adalah contoh"pelanggaran Konvensi Jenewa tentang tawanan perang", kata Komite Investigasi.TAG: Rusia Ukraina Tentara

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ukraina: Turki Tahan Kapal Rusia yang Bawa Gandum UkrainaUkraina: Turki Tahan Kapal Rusia yang Bawa Gandum UkrainaDuta Besar Ukraina untuk Turki mengatakan pejabat bea cukai Turki telah menahan kapal kargo Rusia. Kapal itu, dikatakan, membawa gandum yang dikirim dari daerah di Ukraina yang diduduki Rusia. Duta Besar Vasyl Bodnar pada Minggu mengatakan bahwa kapal itu berada di pintu masuk pelabuhan Karasu...
Baca lebih lajut »

Update Perang Ukraina Vs Rusia: Australia Bantu Militer Ukraina Rp3,9 Triliun | Kabar24 - Bisnis.comUpdate Perang Ukraina Vs Rusia: Australia Bantu Militer Ukraina Rp3,9 Triliun | Kabar24 - Bisnis.comAustralia akan memberi bantuan militer baru ke Ukraina senilai Rp1,1 triliun. Total bantuan militer menjadi Rp3,9 triliun.
Baca lebih lajut »

Update Perang Rusia Vs Ukraina: Pasukan Separatis LPR dan Rusia Bersatu | Kabar24 - Bisnis.comUpdate Perang Rusia Vs Ukraina: Pasukan Separatis LPR dan Rusia Bersatu | Kabar24 - Bisnis.comPerwira milisi Republik Rakyat Luhansk (LPR) Andrey Marochko mengatakan wilayahnya masih terancam dan Ukraina tidak dapat memberi keamanan.
Baca lebih lajut »

Update Perang Rusia Vs Ukraina: Zelensky Tarik Pasukan dari Lysychansk | Kabar24 - Bisnis.comUpdate Perang Rusia Vs Ukraina: Zelensky Tarik Pasukan dari Lysychansk | Kabar24 - Bisnis.comMiliter Ukraina mengonfirmasi bahwa pasukannya telah ditarik dari Lysychansk. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui penarikan itu.
Baca lebih lajut »

Rusia: Rudal Ukraina Menyasar Kota BelgorodRusia: Rudal Ukraina Menyasar Kota BelgorodRusia menyebut ledakan yang menewaskan tiga orang dan merusak belasan bangunan tempat tinggal di Kota Belgorod, merupakan serangan rudal dari Ukraina.
Baca lebih lajut »

Misi Perdamaian Jokowi Datangi Ukraina dan Rusia Merupakan Amanat Konstitusi!Misi Perdamaian Jokowi Datangi Ukraina dan Rusia Merupakan Amanat Konstitusi!Presiden Joko Widodo telah kembali dari lawatan ke Ukraina dan Rusia. Selain untuk misi perdamaian, Jokowi juga menunaikan amanat konstitusi Indonesia yaitu...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 05:58:44