Pelaku pasar kini mencermati berbagai sentimen global yang berpotensi menentukan arah pergerakan mata uang rupiah dalam beberapa hari ke depan.
Pelaku pasar kini mencermati berbagai sentimen global yang berpotensi menentukan arah pergerakan mata uang rupiah dalam beberapa hari ke depan. Nilai tukar rupiah yang telah bergerak di kisaran Rp 17.900 per dolar Amerika Serikat membuat level psikologis Rp 18.000 semakin dekat untuk diuji pasar.
Pelaku pasar kini mencermati berbagai sentimen global yang berpotensi menentukan arah pergerakan mata uang rupiah dalam beberapa hari ke depan. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin, mengatakan level Rp 18.000 per dolar AS saat ini sudah berada"di depan mata", terutama jika penguatan dolar AS berlanjut di pasar global dan sentimen risk-off masih mendominasi perdagangan.
"Dengan rupiah sudah di sekitar Rp 17.900, level psikologis Rp 18.000 'sudah di depan mata', terutama jika dolar global menguat dan sentimen risk-off berlanjut," kata Nanang kepada Menurutnya, posisi rupiah yang semakin tertekan menunjukkan bahwa pasar masih menaruh perhatian besar terhadap sejumlah faktor eksternal yang memengaruhi arus modal dan permintaan terhadap aset-aset berisiko. Nanang menilai peluang rupiah menembus dan bertahan di atas level Rp 18.000 pada pekan ini masih lebih tepat dipandang sebagai skenario risiko dibandingkan skenario utama.
Meski demikian, ia melihat kemungkinan pengujian level tersebut semakin besar apabila tekanan eksternal tidak mereda dalam waktu dekat. Kondisi tersebut dapat mendorong pelaku pasar mencari aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.
"Untuk pekan ini, penembusan dan bertahan di atas Rp 18.000 lebih tepat dilihat sebagai skenario risiko. Peluang uji Rp 18.000 yang lebih kuat justru dinilai beberapa analis lebih besar di awal pekan depan, dengan catatan tekanan eksternal tidak mereda dan ruang intervensi domestik terbatas," ujarnya. Dalam jangka pendek, kata Nanang, perhatian pasar akan tertuju pada sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, khususnya laporan ketenagakerjaan terbaru yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Negeri Paman Sam.
Data tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi memperkuat dolar AS karena dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga. Sebaliknya, data yang lebih lemah dapat memberikan ruang bagi rupiah untuk bernapas.
"Karena pasar akan mencermati data eksternal terkini, terutama laporan ketenagakerjaan AS terbaru dan sentimen geopolitik yang memberi kemajuan dan pada akhirnya kembali turunnya harga minyak dunia yang memberi ancaman atas kenaikan inflasi global," pungkasnya. Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK!
UMKM Kalteng Naik KelasPresiden PrabowoEmiten Ini Raup Untung dari Pelemahan Nilai Tukar RupiahESDM: Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Nilai Tukar Rupiah Sentuh Rp17.877 per USDberita updateIbrahim memprediksi pasca libur Idul Adha rupiah berpotensi menyentuh Rp17.900 hingga penutupan perdagangan sore hari ini Kamis 28 Mei 2026. Harga Tiket Pesawat Mahal Tekan Pariwisata Sulsel, Industri Khawatirkan Penurunan Kunjungan Kenaikan harga tiket pesawat dan pelemahan rupiah mulai menekan sektor pariwisata Sulawesi Selatan, memicu kekhawatiran pelaku industri akan penurunan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Efek dari pelemahan nilai tukar rupiah akan berdampak pada sisi impor bahan baku termasuk elektronik, industri otomotif, bahkan sektor pertanian. Prabowo Sebut Masyarakat Desa Tak Terdampak Pelemahan Rupiah, Ekonom: Kalau Harga Naik, Mereka Juga TerdampakPrabowo soal Nilai Tukar Rupiah: Di Desa Enggak Pakai Dolar, Yang Pusing Yang Suka Keluar NegeriPergerakan Rupiah Sepekan Terakhir, Merangkak Naik Mulai Rp17.388 Kini Sentuh Rp17.600 di Akhir Pekan Sejak Senin, 11 Mei 2026.
Nilai tukar rupiah di pasar spot exchange melemah 6 poin ke level Rp17.388 per dolar AS.
Peleehan Rupiah Pertumbuhan Ekonomi
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kurs Rupiah Makin Loyo, Kini Nyaris Menyentuh Level Rp18.000 per USDPelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan internal yang meningkatkan permintaan dolar AS di pasar.
Read more »
Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!BI sendiri mengaku tidak bisa sendiri untuk kembali menguatkan mata uang Garuda itu.
Read more »
Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!BI sendiri mengaku tidak bisa sendiri untuk kembali menguatkan mata uang Garuda itu.
Read more »
Dolar Nyaris Rp18.000, Warga RI Bisa Lakukan Ini Buat Perkuat RupiahRupiah melemah ke Rp 17.945 per dolar AS, mencatatkan pelemahan terburuk. Tekanan global dan domestik mempengaruhi nilai tukar.
Read more »




