Rupiah bergerak menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 14.348 per dolar.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis menguat jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Kamis siang nanti.
Baca Juga Pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Kamis , mengatakan, nilai tukar rupiah masih berpeluang menguat hari ini terhadap dolar AS. Karena pasar masih terlihat optimistis terhadap pemulihan ekonomi dengan positifnya indeks-indeks saham global pada perdagangan kemarin dan pergerakan indeks saham Asia pagi ini.
Namun demikian, lanjut Ariston, pelaku pasar akan melihat langkah moneter lainnya yang akan dilakukan BI setelah pada rapat sebelumnya bank sentral menyatakan akan menaikkan Giro Wajib Minimum . Kenaikan GWM artinya pengetatan moneter akan dimulai tahun ini. Di sisi lain, konsolidasi pergerakan rupiah mungkin terjadi hari ini, karena pelaku pasar menantikan data inflasi konsumen AS untuk periode Januari yang akan dirilis malam ini."Data inflasi AS yang melebihi ekspektasi pasar yaitu sebesar 7,3 persen akan memvalidasi ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS yang agresif tahun ini. Dan ini berpotensi mendorong penguatan dolar AS," ujar Ariston.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kamis Pagi Rupiah Bergerak Menguat 10 Poin ke Posisi Rp 14.348 per Dolar ASRupiah bergerak menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.348 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.358 per dolar AS.
Baca lebih lajut »
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 10 Februari 2022 | Market - Bisnis.comHari ini rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat di rentang Rp14.330 - Rp14.400 per dolar AS.
Baca lebih lajut »
Rupiah Makin Kece, Dolar AS Digiles Lagi ke Rp 14.340Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat. Dolar AS juga melemah terhadap beberapa mata uang negara lainnya.
Baca lebih lajut »
Pasca PTM 100 Persen, Kasus Covid-19 Anak Meningkat 10 Kali LipatIDAI menyebut kasus Covid-19 pada anak naik 10 kali lipat setelah pemerintah menerapkan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di sekolah pada awal Januari lalu. TempoTekno
Baca lebih lajut »
Jalankan Pendampingan, Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 10%Selama 2021 bank terus mengembangkan layanan berbasis aplikasi yang ditujukan untuk mempermudah seluruh nasabah dan agen bank yang disebut Mitra Tepat.
Baca lebih lajut »