Pelemahan rupiah hari ini yang kurang menggembirakan merupakan carry over perjalanan rupiah pekan lalu.
Jakarta, Beritasatu.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin pagi bergerak melemah 55 poin atau 0,39 persen menjadi Rp 14.240 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 14.185 per dolar AS.
“Penyebab pertama dari faktor eksternal dari kondisi AS. Tanpa skenario atau di luar perkiraan Presiden AS Donald Trump mengeluarkan cuitan yang menyatakan bahwa mulai September akan menaikkan tariff bea masuk terhadap barang impor Tiongkok senilai US$ 300 miliar,” kata Ryan Kiryanto. Lebih lanjut Ryan menjelaskan, rupiah makin tertekan karena munculnya data terbaru bahwa indeks penjualan manufaktur Indonesia yang sebelumnya di atas 50,6 pada bulan Juli turun ke 49,5. Artinya di bawah level aman sebesar 50. “Indeks penjualan manufaktur di suatu Negara jika ada di bawah 50 itu mengindikasikan kegiatan ekonomi di Negara tersebut 6 bulan ke depan divaluasi mengalami kontraksi atau perlambatan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Badan Pajak Jakut dan Jakbar Buru Penunggak Pajak Miliaran RupiahSejumlah penunggak pajak di Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) tengah diburu pemerintah kota (pemkot) setempat....
Baca lebih lajut »
Awal Pekan, Rupiah Melemah Tipis Jadi Rp14.188 per Dolar ASNilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.188 per dolar AS pada perdagangan Senin (5/8) pagi, melemah tipis 0,02 persen dibanding penutupan sebelumnya.
Baca lebih lajut »
Smartphone Harga Belasan Juta Rupiah Makin Susah LakuDua indikasi dari penjualan iPhone dan ponsel flagship Samsung, menjadi acuan.
Baca lebih lajut »
Kompak, Rupiah dan Mata Uang Asia Tertekan di Awal SesiTransaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.187 - Rp 14.202 per dolar AS.
Baca lebih lajut »
Pendaftaran Program Hunian DP Nol Rupiah Dibuka KembaliSudah 300 orang yang telah meminta formulir pendaftaran hunian DP Nol Rupiah
Baca lebih lajut »