Rupiah Berpotensi Lesu pada Selasa 12 Juli 2022: Rupiah ditutup menguat tipis pada perdagangan Senin (11/7/2022).
Liputan6.com, Jakarta - Pada perdagangan Senin Rupiah ditutup menguat 4 poin walaupun sebelumnya sempat menguat 15 poin di level Rp 14.975. Sedangkan, pada penutupan perdagangan sebelumnya Rupiah berada di posisi 14.978.
Namun, dalam kondisi carut marut seperti itu, salah satu negara berkembang yaitu Indonesia, ekonominya tetap kuat dalam menghadapi ancaman yang datang dari eksternal. Indikasi ini bisa dilihat dari data ekonomi domestik yang menunjukan perbaikan. Sementara itu optimisme konsumen terhadap outlook ekonomi, ekspektasi pendapatan 6 bulan ke depan, ketersediaan lapangan kerja dibanding 6 bulan lalu serta ekspektasi ketersediaan lapangan kerja 6 bulan mendatang masih menunjukkan peningkatan.
Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari sebelumnya bank sentral “tidak akan ragu untuk mengambil langkah-langkah pelonggaran moneter tambahan yang diperlukan”. Pada Senin, 11 Juli 2022, rupiah pagi ini bergerak melemah empat poin atau 0,03 persen ke posisi 14.983 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.979 per dolar AS.
Angka tersebut lebih tinggi dari estimasi ekonom untuk pertumbuhan 268.000 pekerjaan jumlah tenaga kerja baru pada bulan lalu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rupiah Lesu, Tersengat 'setrum' Dolar AS | Market - Bisnis.comDi pasar spot, Senin (11/7/2022), rupiah melemah 0,03 persen ke level Rp14.984 per dolar AS pada pukul 09.03 WIB.
Baca lebih lajut »
Pagi Ini Rupiah Terkoreksi Tipis Jadi Rp 14.979 Per Dolar ASTransaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.970- Rp 14.988 per dolar AS.
Baca lebih lajut »
Pelemahan Rupiah, Produsen Tolak Angin (SIDO) Siap Naikkan HargaPelemahan rupiah rupaya juga memberi dampak pada Emiten jamu, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO).
Baca lebih lajut »
Mayora Indah (MYOR) Tetap Antisipasi Depresiasi Rupiah, Segini Porsi Ekspornya | Market - Bisnis.comMayora Indah (MYOR) tetap mengantisipasi dampak depresiasi nilai tukar rupiah meski porsi penjualan ekspor perseroan cukup besar.
Baca lebih lajut »
Kimia Farma (KAEF) Tak Gentar Hadapi Tekanan Inflasi dan Rupiah, Ini Resepnya | Market - Bisnis.comKimia Farma (KAEF) menjaga ketersediaan bahan baku dan menjaga agar tidak terjadi lonjakan harga bahan baku.
Baca lebih lajut »
Diancam Resesi Global, Rupiah & Ekonomi RI Kuat Bertahan?Diancam Resesi Global, Rupiah & Ekonomi RI Kuat Bertahan?
Baca lebih lajut »