Rumah Zakat membantu sembako untuk keluarga Sapardi.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Warga Pontianak, pasangan Sapriadi dan Lena viral di media sosial. Pasangan tersebut yang tinggal di sebuah gubuk tak layak hun. Pasangan tersebut, sebelumnya pernah tinggal di gang bentasan 1 jalan kebangkitan nasional Kel Siantan Hulu, Kec Pontianak Utara.
Asrul mengatakan, istri dari bapak Sapriadi adalah seorang mualaf. Ia, masuk islam sejak 10 tahun yang lalu pada saat baru menikah dengan suaminya. Mereka memiliki 4 orang anak laki laki, Jeki , Elen , Fikri Alamsyah , Keilir Saputra . Seorang orang anak yang bernama Elen masih sekolah menangah pertama .
"Saat pertama kali di temui tim dari rumah Zakat, Bu Lena mengaku tak enak badan sudah 7 hari sakit, bahkan anaknya yang nomor tiga juga sedang demam," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rumah Zakat Gelar Trauma Healing untuk Anak TK WamenaDari 174 siswa di TK baru 38 anak yang masuk sekolah.
Baca lebih lajut »
Rumah Zakat Action Beri Pendampingan di Sekolah WamenaMeski beranjak kondusif kekhawatiran masih dirasakan para guru dan siswa.
Baca lebih lajut »
Baitul MaaL KIEC dan Rumah Zakat Cilegon Dampingi UKMPendampingan usaha dilakukan dimasing-masing rumah dan tempat usaha.
Baca lebih lajut »
Dua Rumah Warga Rusak, Satu Orang Terluka Akibat Tertimpa Tembok MalPeristiwa tembok mal ambruk diakibatkan karena hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak sore hari kemarin. Tembokmalambruk
Baca lebih lajut »
Ludes Satu Rumah Gara-gara Bocah SMP Merokok di Kamar - Teras.ID'Bapaknya kerja di Jakarta, ibunya jadi TKI. Anaknya merokok di kamar, puntungnya kena kasur...' - Artikel asli dimuat di mitra Teras yakni: SukabumiUpdate -
Baca lebih lajut »
Terduga Teroris TH Sudah Tak Tinggal Satu Rumah bersama KeluargaHilmy mengungkapkan, TH memutuskan untuk tinggal di indekos lantaran ia dan bapaknya sering tak akur. Bahkan sering terjadi pertengkaran karenanya.
Baca lebih lajut »