Ledakan yang mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, pada 4 Agustus 2020, merusak rumah sakit, semakin sulit untuk untuk mengatasi pandemi COVID-19.
Ledakan yang mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, pada 4 Agustus 2020, merusak bangunan terutama rumah sakit, membuat kota itu semakin sulit untuk mengatasi pandemi COVID-19.
Korban tewas akibat ledakan tersebut telah meningkat menjadi 178, dengan sekitar 6.000 orang terluka dan setidaknya 30 orang dinyatakan hilang. Sebanyak enam rumah sakit dan lebih dari 20 klinik mengalami kerusakan struktural sebagian atau berat selama ledakan, kata laporan itu. Ledakan dahsyat itu juga menewaskan total 18 orang di rumah sakit tersebut, termasuk pasien dan staf medis. Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, jumlah total infeksi COVID-19 meningkat 298 kasus menjadi 7.711 orang. Namun, rumah sakit belum siap menerima lonjakan pasien. Beberapa staf rumah sakit mengakui bahwa mereka terlalu kewalahan dan trauma untuk fokus pada jarak atau memakai masker.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
19 Provinsi dengan Angka Kesembuhan COVID-19 di Atas Rata-rata DuniaPakar Satgas sampaikan 19 provinsi punya angka kesembuhan COVID-19 di atas rata-rata dunia.
Baca lebih lajut »
Presiden Peru Berlakukan Lagi Larangan Keluar Rumah Terkait Covid-19Peru kembali memberlakukan larangan keluar rumah hari Minggu dan melarang pertemuan keluarga sebagai tanggapan atas lonjakan baru jumlah kasus virus corona. Sewaktu mengumumkan kembali larangan keluar rumah yang pertama kali diterapkan pada bulan April, Presiden Martin Vizcarra menyebut...
Baca lebih lajut »
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Lampaui Kapasitas Rumah SakitKepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita menyebutkan, jumlah pasien Covid-19 yang melebihi ketersediaan tempat tidur masih belum membahayakan.
Baca lebih lajut »
Jenazah Disebut Meninggal COVID-19, Sekeluarga di Surabaya Geruduk Rumah SakitVideo satu keluarga di Surabaya ingin menjemput keluarga yang meninggal di rumah sakit, viral. Penjemputan sempat tegang karena menolak protokol COVID-19. Viral VirusCorona
Baca lebih lajut »
[POPULER JABODETABEK] Klaster Covid-19 Rumah Tangga Bermunculan di Depok | Kepala Dinas Pariwisata Jakarta WafatBerita terpopuler di Jabodetabek mulai dari klaster penyebaran Covid-19 di Depok hingga wafatnya Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia
Baca lebih lajut »
Cerita Pasien Covid-19 Ditolak Tiga Rumah Sakit di JakartaPasien positif corona sempat berkeliling ke sejumlah rumah sakit di Jakarta. Pasien itu ditolak oleh tiga rumah sakit dengan berbagai alasan.
Baca lebih lajut »