Bahasa ibu didefinisikan sebagai bahasa pertama yang dikuasai manusia sejak awal hidupnya melalui interaksi dengan sesama anggota masyarakat bahasanya.
Ucok yang merantau ke Jakarta sejak lulus SMA dan belum setahun di Jakarta pun melakukan instruksi temannya. ”Rujak bɛbɛk,” kata pria yang berasal dari Siunggas, dusun di Desa Hutanagodang, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, itu.
Teman Ucok pun tertawa karena Ucok melafalkan rujak /bəbək/—jenis rujak yang bahannya ditumbuk sampai lumat—menjadi rujak /bɛbɛk/—jenis unggas. Sebagai orang yang lahir dan besar di Sumatera Utara, dari kecil Ucok berkomunikasi menggunakan bahasa Batak Toba, sementara bahasa Indonesia dikenalnya di bangku sekolah dasar. Kesulitan yang dialami Ucok untuk mengucapkan bunyi pepet /ə/ terjadi karena bahasa Batak Toba tidak mengenal vokal pepet /ə/ itu. Vokal dalam bahasa Batak Toba terdiri dari /a/, /o/, /i/, /u/, dan /e/. Adapun bunyi vokal /ə/ dalam Batak Toba disebabkan perkembangan sistem dalam bahasa tersebut. Masuknya fonem /ə/ pepet terjadi melalui kata-kata serapan bahasa Indonesia, misalnya /kapal terbaŋ/ dan /teraŋ/ yang cenderung dilafalkan penutur bahasa Batak Toba dengan cara pelafalan seperti dalam bahasa Indonesia menetapkan 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional. Penetapan tanggal itu mengacu pada resolusi masyarakat Bangladesh yang menuntut pengakuan terhadap bahasa Bangla sebagai bahasa nasional di Pakistan. Tuntutan tersebut mesti dibayar dengan lima nyawa demonstran di Pakistan Timur, tepatnya pada 21 Februari 1952 . Masyarakat bahasa dalam hal ini adalah seperti keluarga dan masyarakat lingkungannya.Bagi orang Indonesia, bahasa ibu sering dipadankan dengan bahasa daerah walau adakalanya bahasa ibu seseorang adalah bahasa Indonesia, bahkan bahasa asing. Bahasa ibu memberi ciri tersendiri bagi penuturnya. Penetapan Hari Bahasa Ibu Internasional ini menjadi indikasi betapa pentingnya upaya pemertahanan penggunaan dan pemberdayaan fungsi bahasa ibu di tengah-tengah masyarakat pendukungnya . Teman Ucok pun tertawa karena Ucok melafalkan rujak /bəbək/—jenis rujak yang bahannya ditumbuk sampai lumat—menjadi rujak /bɛbɛk/—jenis unggas.Sebagai orang yang lahir dan besar di Sumatera Utara, dari kecil Ucok berkomunikasi menggunakan bahasa Batak Toba, sementara bahasa Indonesia dikenalnya di bangku sekolah dasar. Kesulitan yang dialami Ucok untuk mengucapkan bunyi pepet /ə/ terjadi karena bahasa Batak Toba tidak mengenal vokal pepet /ə/ itu. Vokal dalam bahasa Batak Toba terdiri dari /a/, /o/, /i/, /u/, dan /e/. Adapun bunyi vokal /ə/ dalam Batak Toba disebabkan perkembangan sistem dalam bahasa tersebut. Masuknya fonem /ə/ pepet terjadi melalui kata-kata serapan bahasa Indonesia, misalnya /kapal terbaŋ/ dan /teraŋ/ yang cenderung dilafalkan penutur bahasa Batak Toba dengan cara pelafalan seperti dalam bahasa Indonesia menetapkan 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional. Penetapan tanggal itu mengacu pada resolusi masyarakat Bangladesh yang menuntut pengakuan terhadap bahasa Bangla sebagai bahasa nasional di Pakistan. Tuntutan tersebut mesti dibayar dengan lima nyawa demonstran di Pakistan Timur, tepatnya pada 21 Februari 1952 . Masyarakat bahasa dalam hal ini adalah seperti keluarga dan masyarakat lingkungannya.Bagi orang Indonesia, bahasa ibu sering dipadankan dengan bahasa daerah walau adakalanya bahasa ibu seseorang adalah bahasa Indonesia, bahkan bahasa asing. Bahasa ibu memberi ciri tersendiri bagi penuturnya. Penetapan Hari Bahasa Ibu Internasional ini menjadi indikasi betapa pentingnya upaya pemertahanan penggunaan dan pemberdayaan fungsi bahasa ibu di tengah-tengah masyarakat pendukungnya .
Interferensi Ulas Bahasa Bunyi Pepet Batak Toba Kompas Urbana Kompas Akhir Pekan Akhir Pekan Nyaman X-Hide-Educate-Me
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Menelisik Makna Galodo: Jejak Bahasa di Balik Bencana Sumatera 2025Pelajari makna mendalam dari istilah 'Galodo' yang merujuk pada banjir bandang di Sumatera.
Read more »
Kolaborasi Pemda, guru, dan pemuda revitalisasi bahasa daerahBadan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen terus menjalankan Program Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) dengan fokus berkolaborasi ...
Read more »
[Full Terjemahan] Gianni Infantino soal Kemitraan FIFA dan Board of Peace, Bangun InfrastrukturDalam sambutannya, Infantino menegaskan bahwa sepak bola merupakan bahasa universal yang menyatukan dunia.
Read more »
Ponpes di Jombang Mengaji Kitab Kuning Klasik dengan 3 Bahasa saat RamadanBerita Ponpes di Jombang Mengaji Kitab Kuning Klasik dengan 3 Bahasa saat Ramadan terbaru hari ini 2026-02-20 10:14:20 dari sumber yang terpercaya
Read more »
Superhero Bahasa Itu Bernama IbuApabila ibu tidak lagi menggunakan bahasa daerah sebagai mother tongue, transmisi bahasa daerah antargenerasi otomatis akan terhambat.
Read more »
Pentas teater dalam rangkaian peringatan Bulan Bahasa Bali di Kota DenpasarPentas teater dalam rangkaian peringatan Bulan Bahasa Bali di Kota Denpasar. Pelajar menampilkan seni teater bercerita tentang kesakralan tanah warisan leluhur di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya ...
Read more »
