Rugikan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kebijakan Mematikan Siaran Analog Sindonews BukanBeritaBiasa .
Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center Pratama Persadha mengatakan, hilangnya akses informasi merupakan bentuk ketidakadilan pemerintah terhadap masyarakat. Sebab saat infrastruktur TV digital belum merata TV analog sudah dimatikan.
“Jadi pemerintah harus meninjau ulang soal mematikan TV analog sepanjang hal-hal yang merugikan masyarakat ini belum diselesaikan,” katanya Minggu .Menurut Pratama, program pemerintah untuk memberikan set top box kepada masyarakat yang tidak mampu masih belum selesai. Bahkan proses pemberian STB ini cenderung lambat dan belum merata. Padahal hak mendapatkan informasi seluruh warga negara Indonesia dijamin oleh UUD 1945.
Bagi masyarakat yang mengerti dan memiliki uang bisa membeli TV digital atau set top box TV digital, tapi untuk masyarakat bawah yang tidak mengerti teknologi dan jauh dari jangkauan sosialisasi TV digital akan kaget ketika TV nya tiba-tiba tidak dapat sinyal dan hanya ada tampilan “semut” saja.”Karena itu wajib bagi pemerintah untuk melihat lagi apakah tepat mematikan TV analog di saat masyarakat belum siap dengan hardware-nya.
Pratama mengakui, program TV Digital pemerintah bertujuan memberikan layanan siaran yang lebih berkualitas dan juga untuk menata frekuensi agar lebih efisien. Menurut dia, dengan TV analog memang ada sebagian kualitas siaran yang diterima masyarakat kurang bagus, ada yang gambar dan suaranya tidak maksimal.
”Program TV digital memang sudah ada sejak era Presiden SBY dan berlanjut di Presiden Joko Widodo. Namun juga harus melihat fakta di lapangan bahwa tidak semua masyarakat memiliki set top box TV Digital maupun televisi yang sudah berteknologi TV digital,” katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Siaran TV Analog Masih Ada, Pakar: Berpotensi Rugikan IndustriUsai dimulainya analog switch off (ASO), ternyata masih terdapat sejumlah stasiun TV swasta yang masih menjalankan siaran TV analog.
Baca lebih lajut »
Hary Tanoe Bakal Gugat Pemerintah Usai Dipaksa Matikan TV Analog MNC GroupMNC Group berencana melayangkan tuntutan secara perdata atau pidana sesuai hukum yang berlaku terkait kebijakan analog switch off.
Baca lebih lajut »
Penjelasan Kominfo soal Matikan TV Analog, Masyarakat Dapat STB Gratis!Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo protes dengan kebijakan migrasi TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO). Ini tanggapan Kominfo.
Baca lebih lajut »
Matikan Siaran TV Analog, Ini Manfaatnya Menurut Pemerintah |Republika OnlineMigrasi tv analog ke digital disebut memberi tambahan pemasukan APBN.
Baca lebih lajut »
Kesejahteraan Belum Merata, Mahfud MD Klaim Kesiapan Masyarakat Pindah ke TV Digital: 98 Persen Siap - Pikiran-Rakyat.comKlaim diberikan Menko Polhukam, Mahfud MD terkait kesiapan masyarakat pindah dari TV analog ke digital.
Baca lebih lajut »
Mahfud: 98% Masyarakat Indonesia Siap Beralih TV DigitalMahfud MD menyatakan 98% masyarakat Indonesia sudah siap beralih ke siaran TV digital dari TV analog.
Baca lebih lajut »