Pasukan Rusia merudal dengan brutal Kota Zaporizhzhia Ukraina saat perayaan Paskah Ortodoks.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Yurii Malashko melaporkan pasukan Rusia menembaki Oblast Zaporizhzhia pada 16 April 2023 saat Ukraina merayakan Paskah Kriten Ortodoks.
Saat Ukraina merayakan Paskah Ortodoks pada 16 April, pasukan Rusia menembakkan lebih dari 50 rudal dan bom udara, membunuh dan melukai warga sipil. Kementerian Pertahanan Inggris melaporkan pada 16 April bahwa Kolonel Jenderal Mikhail Teplinsky, komandan VDV Rusia, kemungkinan besar telah kembali ke peran utama di Ukrain setelah diberhentikan pada Januari 2023.
Namun, ISW mencatat bahwa keterlibatannya yang diperbarui tidak mungkin mengembalikan VDV ke"status sebelumnya sebagai pasukan elit karena hilangnya unit paling elit Rusia secara meluas."
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perang Rusia Vs Ukraina: Tentara Bayaran Wagner Rebut 2 Blok Kota di BakhmutTentara bayaran Wagner yang didukung oleh pasukan lintas udara telah merebut dua blok kota lagi di kota Bakhmut, Ukraina timur.
Baca lebih lajut »
Wali Kota Surabaya Minta Mobil Dinas Diparkir di Balai Kota agar Tak Dipakai saat Libur LebaranWali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta semua mobil dinas diparkir di balai kota menjelang libur Lebaran 2023.
Baca lebih lajut »
PKS Kota Bandung, Sayangkan OTT Wali Kota Bandung Yana MulyanaKetua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung menyesalkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Bandung Yana Mulyana, begini kata Teddy Rusmawan.
Baca lebih lajut »
OTT Wali Kota Bandung , Ridwan Kamil Sambangi Balai KotaGubenur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambangi Balai Kota Bandung setelah mengetahui informasi OTT Wali Kota Bandung Yana Mulyana oleh KPK.
Baca lebih lajut »
Update Perang Rusia Vs Ukraina: Rudal Rusia Bunuh 9 Orang di UkrainaSerangan rudal Rusia menewaskan sedikitnya sembilan orang di Ukraina timur pada Jumat (14/4/2023),
Baca lebih lajut »