Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Ruangan incinerator untuk membakar limbah medis dan bagian dapur di RSUD Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, terbakar sekira pukul 00.00 WIB, Selasa . Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Baca Juga Kepala Bidang Pelayanan di RSUD Kota, Yunisaf, menduga kebakaran tersebut berasal dari sisa pembakaran limbah medis di ruangan incinerator.
Sementara itu, Satpam RSUD Tanjungpinang, Yahya, mengatakan pihaknya sempat mencoba memadamkan api secara mandiri menggunakan alat pemadam ringan, namun kondisi pagar dan pintu terkunci dengan terali besi sangat menyulitkan buat menjangkau titik api. Yahya pun menghubungi operator pemadam kebakaran via telepon, tapi tidak tersambung. Akhirnya dia berinisiatif menjemput dan melaporkan langsung peristiwa kebakaran tersebut ke kantor pemadam kebakaran Tanjungpinang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Limbah Plastik Meningkat di Negara Asia Tenggara Selama Pandemi CoronaSejumlah negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Filipina, dan lainnya mengalami peningkatan limbah plastik selama pandemi.
Baca lebih lajut »
Pembuatan Wayang Uwuh dari Bahan Limbah |Republika OnlineWayang Uwuh dibuat dengan memanfaatkan sampah limbah rumah tangga.
Baca lebih lajut »
Tidur di Ruang Tamu Saat Jaga Ibunya yang Sakit, Gadis Ini Malah Disetubuhi Ayah TiriSeorang ayah berinisial MA (54), di Riau tega mencabuli anak tirinya sendiri. Ironisnya perbuatan bejat itu sudah dilakukan selama 6 tahun.
Baca lebih lajut »
Pasien Ruang Isolasi RSUP Kariadi Tewas Setelah Lompat dari Lantai 6 Gedung - Tribunnews.comWarga Wedung, Kabupaten Demak, itu diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai enam Gedung Rajawali, rumah sakit tersebut.
Baca lebih lajut »
Penerima Beasiswa Otsus Papua Diharapkan Diberi Ruang Bakti |Republika OnlineSaat ini, diklaim ada ribuan pemuda Papua menimba ilmu di luar negeri.
Baca lebih lajut »