Penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Madiun kini bisa lebih maksimal. Itu seiring pengoperasian poli jiwa RSUD Caruban berikut ruang rawat inapnya sejak Agustus tahun lalu.
‘’Sudah ada Ruang Bidara di belakang untuk rawat inap pasien ODGJ,’’ kata Direktur RSUD Caruban Farid Amirudin, Kamis .
Farid menuturkan, poli jiwa itu didukung dokter, psikiater, dan perawat yang telah dilatih penanganan pasien gangguan kejiwaan. ‘’Kami bekerja sama dengan dinkes, dinsos , dan satpol PP untuk operasionalnya,’’ ujarnya kepadaDia mengatakan, ruang perawatan ODGJ di RSUD Caruban memiliki 22 tempat tidur. Pun, dilengkapi peranti pengaman untuk mengantisipasi pasien dalam kondisi agresif tidak mengganggu pasien umum.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polisi Meduga Ayah Kandung asal Depok Tega Sandera Putrinya Alami ODGJPihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menyebut YB seorang ayah yang tega menyandera anak perempuannya berusia tiga tahun diduga
Baca lebih lajut »
7 Pasien ODGJ di RSKD Dadi Makassar Kabur, Bobol Ventilasi Kamar MandiTujuan pasien orang dalam gangguan jiwa alias ODGJ di RSKD Dadi Makassar kabur setelah membobol ventilasi kamar mandi. Via: detik_sulsel
Baca lebih lajut »
Bupati Ingin Pembangunan Gedung ICU RSUD Karanganyar Segera DilanjutkanBLUD RSUD Karanganyar akan membiayai penyelesaian pembangunan ICU-ICCU-NICU yang mangkrak akibat rekanan tak bertanggung jawab. Bupati meminta pembangunan dilanjutkan segera.
Baca lebih lajut »
Proyek Rp 13 Miliar Poliklinik RSUD Soekardjo Tasikmalaya Mangkrak, Layanan TergangguPembangunan Ruangan Poliklinik dan Modular Operating Theatre (MOT) ruangan operasi RSUD Soekardjo Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak 2021.
Baca lebih lajut »
Bupati Ingin Tata Ulang RSUD Karanganyar, Diubah Menghadap ke SelatanBupati Juliyatmono ingin menata RSUD Karanganyar salah satunya mengubah arah muka jadi menghadap selatan. Penataan ini dibutuhkan dana yang tak sedikit, sekitar Rp30 miliar.
Baca lebih lajut »