Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan tren kasus baru virus Corona COVID-19 di wilayahnya sudah mulai turun. Warga yang disiplin jadi kuncinya. Surabaya via detikHealth
di wilayahnya sudah mulai turun. Ia berharap tren ini bisa tetap dipertahankan sambil pihaknya terus melakukan pemeriksaan massal dengan metode rapid test.
"Alhamdulillah, matur nuwun, BNPB yang sudah hampir satu bulan lebih melakukan rapid massal juga dibantu oleh BIN di beberapa tempat. Dari hasil, meskipun kami melakukan banyak sekali di beberapa tempat, trennya memang menurun. Jadi makanya BIN meninggalkan Surabaya karena ada tren menurun," kata Risma dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB pada Selasa .Risma menjelaskan penurunan kasus ini bisa terjadi karena kedisiplinan warga Surabaya menerapkan protokol kesehatan.
"Saya sampaikan juga di restoran, begitu ada kasus positif satu maka saya tutup. Yang lain kaya mal dan sebagainya bisa kami cabut izinnya," kata Risma. Menurut data yang dikutip dari lawancovid-19.surabaya.go.id, berikut laporan penambahan kasus baru di Surabaya dalam seminggu terakhir:Rabu =81 kasus baru
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Risma Tawarkan RS Isolasi Pasien Corona ke Pemprov JatimWali Kota Surabaya Tri Rismaharini menawarkan rumah sakit dengan 200 tempat tidur untuk dipakai Pemprov Jawa Timur.
Baca lebih lajut »
Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Ini Usai Belasan Dokter Residen FK Unair Positif CoronaPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung bergerak untuk mencegah tejadinya penularan lebih luas, dengan menyiapkan langkah tracing.
Baca lebih lajut »
Tekan Corona, Pakar Minta Surabaya Raya Tak DilonggarkanPakar epidemiologi Universitas Airlangga yakin new normal bisa diterapkan pada Juli jika masa transisi diterapkan 14 hari lagi.
Baca lebih lajut »
Usai Sebut Virus China, Trump Kini Juluki Virus Corona 'Kung Flu'Donald Trump kembali melontarkan ungkapan rasis dengan menyebut 'kung flu' sebagai kata ganti untuk virus Corona COVID-19 pada kampanyenya di Tulsa. Coronavirus DonaldTrump via detikHealth
Baca lebih lajut »
Trump Sebut Virus Corona dengan Sebutan 'Kung Flu'Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menuai kritik karena dianggap rasis setelah menggunakan istilah slang...
Baca lebih lajut »