Risiko Golongan Darah O Tertular Covid-19 Lebih Kecil
Bagi Anda pemilik golongan darah O, ada kemungkinan ini bisa menjadi kabar baik. Para peneliti di perusahaan raksasa pengujian genetik, 23andMe Inc, menemukan adanya perbedaan dalam gen yang dapat mempengaruhi golongan darah seseorang terhadap Covid-19.
Bukan hanya 23andMe yang meneliti kemungkinan itu, pesaing mereka, Ancestry Inc, juga sedang meneliti faktor genom untuk membantu memahami virus. Telah diketahui bahwa faktor seperti usia dan kondisi kesehatan dapat menentukan bagaimana tubuh seseorang bereaksi ketika terjadi kontak dengan Covid-19. Penelitian yang diterbitkan dalam Peer Review, pekan lalu, menyatakan golongan darah ada kemungkinan berpengaruh pada tingkat keparahan reaksi pasien terhadap SARS-CoV-2. Studi mengamati gen lebih dari 1.600 pasien di Italia dan Spanyol yang mengalami gagal napas. Hasilnya, mereka menemukan bahwa 50 persen pasien dengan golongan darah A paling banyak membutuhkan alat bantu pernapasan atau ventilator.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kisah Petugas Pemulasaraan Jenazah Pasien Corona, Hadapi Risiko TertularSeorang petugas pemulasaraan jenazah membagikan suka-dukanya menangani jenazah pasien Corona. Ia mengaku tidak bisa mengelak rasa takut tertular Corona. NewNormalNewSpirit via detikHealth
Baca lebih lajut »
Kisah Warga Muara Angke Hadapi Banjir Rob dan Risiko KaramJika memiliki rumah di kawasan Muara Angke, jangan ragu untuk meninggikan fondasi karena jika tidak sudah pasti langganan terendam banjir rob saban tahun.
Baca lebih lajut »
Pelindung Mata Bisa Turunkan Risiko Penularan Covid-19 |Republika OnlinePelindung mata belum banyak digunakan oleh masyarakat saat pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Protokol Jaga Jarak Menurunkan Risiko Penularan hingga 85%Dokter Reisa Broto Asmoro menyebutkan protokol jaga jarak dapat menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 85%.
Baca lebih lajut »
China peringatkan mahasiswanya tentang 'risiko' terpapar covid-19 dan serangan rasis saat kuliah di AustraliaPemerintah China memperingatkan mahasiswanya agar mempertimbangkan segala risiko saat memutuskan kuliah di Australia selama masa pandemi dan dampak pertikaian politik antar negara. Australia menganggap imabuan itu tidak beralasan.
Baca lebih lajut »
Dokter Reisa Ingatkan Pentingnya Jaga Jarak untuk Turunkan Risiko Penularan Covid-19Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa jaga jarak atau physical distancing bisa menurunkan risiko penularan Covid-19...
Baca lebih lajut »