Bank Amar kembali merancang right issue 4,56 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp280 per lembar. Perusahaan berpotensi meraup Rp1,27 triliun.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Amar Indonesia Tbk. kembali menggelar aksi penambahan modal melalui penerbitan saham baru atau rights issue sebanyak-banyaknya 4,56 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp280 per unit.
“Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp280 per saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan formulir pemesanan pembelian saham,” tulis prospektus AMAR. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sebesar 24,81 persen setelah aksi rights issue rampung.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Saham Bank Bumi Arta BNBA Melorot saat Periode Rights IssueMengapa harga saham Bank Bumi Arta (BNBA) melorot pada periode perdagangan rights issue hari ketiga.
Baca lebih lajut »
Victoria Investama Patok Rights Issue Sehini, Raup Rp 1,7 TIni setara 49,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I ini.
Baca lebih lajut »
Kalkulasi GOTO Hemat Hampir Rp1 Triliun dari PHK 1.300 KaryawanSampai saat ini, GOTO telah mengidentifikasi penghematan sekitar Rp1 triliun.
Baca lebih lajut »
Laba Mitratel (MTEL) Melesat, Simak Prospek Cucu Usaha Telkom IniCucu usaha Telkom, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mencetak laba hingga Rp1,2 triliun.
Baca lebih lajut »
Laba Mitratel (MTEL) Melesat, Simak Prospek Anak Usaha Telkom IniAnak usaha Telkom, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mencetak laba hingga Rp1,2 triliun.
Baca lebih lajut »
KPK setor Rp1,5 miliar ke kas negara dari terpidana mantan Bupati PPUKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor uang sejumlah Rp1,5 miliar ke kas negara dari pembayaran cicilan uang pengganti terpidana mantan Bupati Penajam ...
Baca lebih lajut »