Penggunaan alat peledak improvisasi (IED) jadi penyumbang terbesar banyaknya korban.
REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Juli menjadi bulan yang dipenuhi tangis dan duka bagi Afghanistan. Berdasarkan data Misi Bantuan PBB di Afghanistan , lebih dari 1.500 warga sipil meninggal dunia dan terluka parah akibat perang yang terjadi tanpa henti.
Jumlah ini, kata UNAMA, merupakan angka tertinggi sejak Mei 2017 lalu. Pendorong utama tingginya korban yang berjatuhan, tak lain karena meningkatnya serangan para kelompok Taliban. Menurut UNAMA, penggunaan alat peledak improvisasi adalah penyumbang terbesar dari banyaknya korban atau lebih dari 50 persen.
"Saya meminta semua pihak untuk tidak meningkatkan operasi militer dengan berpikir bahwa hal itu akan memberi mereka posisi yang lebih kuat dalam pembicaraan tentang perdamaian," kata Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan, Tadamichi Yamamoto, dalam pernyataannya yang dikutip dari Aljazirah, Ahad .
Badan itu juga mendesak semua pihak untuk memberlakukan prosedur yang lebih efektif untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang kerusakan di sana agar informasi yang diterima lebih terbuka dan jujur. Dalam sebuah laporan beberapa hari lalu, PBB menyatakan, secara total, sejak 1 Januari hingga 30 Juni 2019 lalu, sekitar 1.366 warga sipil telah tewas karena konflik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Dalam 6 Bulan, Hampir 4.000 Warga Sipil Afghanistan TewasSetidaknya 3.812 warga sipil Afghanistan terbunuh atau terluka pada paruh pertama tahun 2019 dalam perang melawan kelompok-kelompok milisi.
Baca lebih lajut »
Trump Serukan Eropa Pulangkan Ribuan Warga Pengikut ISISPresiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan negara Eropa segera memulangkan dan mengadili warganya yang bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Irak.
Baca lebih lajut »
Pejabat: Ribuan warga India tinggalkan KashmirRibuan orang India mulai meninggalkan Kashmir, kawasan yang diperselisihkan, setelah pemerintah setempat mengeluarkan peringatan keamanan terkait dengan ...
Baca lebih lajut »
Ribuan Warga India Tinggalkan Kashmir
Baca lebih lajut »
BNPB Update Korban Jiwa Gempa M 6,9 Banten: 4 Orang Meninggal DuniaBNPB meng-update data korban jiwa setelah terjadi gempa M 6,9 di Banten. Saat ini tercatat empat orang meninggal dunia. BNPB KorbanGempaBanten
Baca lebih lajut »