RI Dorong Pemanfaatan Kawasan Berikat Plasma Hortikultura

Indonesia Berita Berita

RI Dorong Pemanfaatan Kawasan Berikat Plasma Hortikultura
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 63%

Fasilitas pembebasan fiskal dan non-fiskal banyak dinikmati pengusaha perseroan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Subsektor hortikultura yang meliputi komoditas buah-buahan, sayuran, tanaman hias dan tanaman obat berpotensi besar mengisi pasar ekspor dunia. Meskipun saat ini lahan yang digunakan tidak terlalu luas, namun budidaya hortikultura mampu memberikan penghasilan relatif tinggi dibandingkan menanam komoditas lainnya.

Ekspor hortikultura RI sangat besar. Terutama komoditas buah-buahan yang share nya mencapai 55%."Kita pilih hortikultura karena dalam kompetisi global terbukti kualitas hortikultura kita lebih unggul" ujar Susiwijono di acara yang dihadiri walikota Madiun dan sejumlah kepala daerah tersebut. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, menjelaskan fasilitas kawasan berikat plasma petani mengkombinasikan antara teknologi dan modal dari perusahaan dengan kepemilikan lahan dan tenaga kerja milik petani."Secara tidak langsung petani akan mendapatkan insentif berupa peralatan, bibit, alat teknologi dan pupuk yang disalurkan melalui kawasan berikat tersebut," jelas Heru.

Seperti benih unggulnya, pengendalian hama penyakit hingga pemasarannya," ujar Prihasto."Dengan begitu, 4-5 tahun ke depan, pasokan untuk ekspor hortikultura kita semakin eksis dan meningkat," tandasnya optimis. Direktur Government Relations and External Affair PT Great Giant Pineapple Lampung, Welly Soegiono, menekankan pentingnya pemetaan pasar dan kemitraan dalam pengembangan hortikultura nasional. “Kita produksi apa yang dibutuhkan pasar, bukan memaksa pasar membeli apa yang kita produksi," ujarnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menhub Dorong Aplikator Sediakan Asuransi Ojek OnlineMenhub Dorong Aplikator Sediakan Asuransi Ojek OnlineMenhub mendorong asuransi bagi ojek online sebagai kebutuhan standar pengemudi.
Baca lebih lajut »

Mendikbud Dorong Sekolah tak Angkat Guru Honorer LagiMendikbud Dorong Sekolah tak Angkat Guru Honorer LagiUpaya ini dilakukan agar permasalahan guru honorer dapat dituntaskan.
Baca lebih lajut »

Bea Cukai Gorontalo Dorong Ekspor 34 Ribu Ton Kayu Palet | Republika OnlineBea Cukai Gorontalo Dorong Ekspor 34 Ribu Ton Kayu Palet | Republika OnlineGorontalo membentuk tim optimalisasi ekspor.
Baca lebih lajut »

Bea Cukai Gorontalo Dorong Ekspor Wood Pallet ke Korea SelatanBea Cukai Gorontalo Dorong Ekspor Wood Pallet ke Korea SelatanEkspor 34 ribu ton atas komoditi wood pallet dilakukan langsung dari Pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.
Baca lebih lajut »

Bea cukai Gorontalo Dorong Ekspor 34 Ribu Ton Wood PalletBea cukai Gorontalo Dorong Ekspor 34 Ribu Ton Wood PalletHasil dari tim optimalisasi ekspor yang terdiri dari Bea Cukai Gorontalo, Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, PT. Pelindo...
Baca lebih lajut »

Arcandra Sebut Program B20 Dorong Penghematan NegaraArcandra Sebut Program B20 Dorong Penghematan NegaraPenghematan program B20 selama Januari-Juli mencapai sebesar 1,66 miliar dolar AS.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 10:32:09