Restorasi untuk Papua

Indonesia Berita Berita

Restorasi untuk Papua
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jpnncom
  • ⏱ Reading Time:
  • 69 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 59%

Dalam beberapa pekan terakhir ini, kita dikejutkan oleh rentetan peristiwa berdarah, yang mendera rumah Cenderawasih, bumi Papua. DPDRI

Anggota DPD RI dari Provinsi Papua Barat, Filip Wamafma. Foto: Dokpri for JPNN.com, bumi Papua. Aksi rasial yang terjadi seolah-olah membongkar seluruh gunung es kemarahan Orang Asli Papua , dan juga kemarahan sesama warga negara Indonesia yang lain. Seperti bola salju, berbagai peristiwa berdarah pun mengikutinya, yang bukan saja mengorbankan OAP, namun juga saudara-saudara dari luar Papua.

Terakhir, semoga demikian, peristiwa di Wamena membuka kesadaran bersama bahwa ruang dialog diperlukan secara signifikan: dialog atas ideologi, dialog atas ekonomi, dialog atas politik, dialog sosial, dialog budaya, dan dialog keamanan bumi Cenderawasih. Tetapi apakah itu semua mungkin dilakukan?Ada mayat. Ya, ada mayat. Di Kabupaten Nduga, Papua. Kaget? Untuk ukuran manusiawi, semua terpana. Betapa tidak, beberapa tubuh tak bernyawa ditemukan dalam keadaan mengerikan.

Spekulasi pun bermunculan. Bagi OAP dan warga negara Indonesia tertentu, mungkin pemandangan ini adalah hal yang biasa. Lalu apakah"pemandangan yang biasa" ini dibiarkan menguap bersama angin di pegunungan? Nawacita, dalam kerangka NKRI, menggaungkan Kehadiran Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada warga negara. 2014, Jokowi mengucapkannya. Di tahun 2015, Tim Pencari Fakta terbentuk, untuk menyelesaikan pelanggaran HAM di Papua: Wasior, Wamena, Paniai. Apa dikata, tak ada kemajuan berarti.

Restorasi. Jawaban terbaiknya adalah RESTORASI. Restorasi bermakna pemulihan seluruh aspek kehidupan, yang didahului oleh pemulihan korban , pengakuan akan kebenaran fakta objektif peristiwa, kemudian penegakan hukum yang independen, baru kemudian ada rekonsiliasi nasional, yaitu bahwa negara harus memohon maaf pada warga negaranya yang terluka.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jpnncom /  🏆 25. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menhan bertemu tujuh tokoh adat Papua dan Papua BaratMenteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu bertemu dengan tujuh tokoh adat Papua dan Papua Barat di Lapangan Futsal, Abepura, Jayapura, ...
Baca lebih lajut »

Menhan Bertemu Tujuh Tokoh Adat Papua dan Papua BaratMenhan Bertemu Tujuh Tokoh Adat Papua dan Papua BaratMenhan Ryamizard membawa pesan perdamaian dan kerukunan untuk masa depan Papua
Baca lebih lajut »

Jokowi Jamin Ada Tokoh Papua Masuk dalam Komposisi MenteriJokowi Jamin Ada Tokoh Papua Masuk dalam Komposisi Menteriokowi belum bisa memastikan berapa jumlah tokoh Papua dalam kabinet
Baca lebih lajut »

Gubernur apresiasi universitas di AS beri beasiswa mahasiswa PapuaGubernur apresiasi universitas di AS beri beasiswa mahasiswa PapuaGubernur Papua Lukas Enembe mengapresiasi Universitas Rhode Island (URI) Amerika Serikat (AS) atas dukungannya terhadap peningkatan sumber daya manusia ...
Baca lebih lajut »

Papua Terkini - Mahasiswa Poltekes kumpulkan bantuan pengungsi WamenaPapua Terkini - Mahasiswa Poltekes kumpulkan bantuan pengungsi WamenaMahasiswa Polteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jayapura mengumpulkan beragam bantuan untuk pengungsi Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang kini ...
Baca lebih lajut »

Pemda Mimika dan Pemprov Papua Berebut 10% Saham FreeportPemda Mimika dan Pemprov Papua Berebut 10% Saham Freeport'Seharusnya ini dari tahun lalu selesai. Tapi karena dia mengajukan lagi ke Kementerian, kita baca Perdanya berubah lagi. Sampai saat ini belum selesai,' Freeport via detikfinance
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 14:29:36