Muhammadiyah Sumbar dukung kepolisian usut Restoran Babiambo
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG— Muhammadiyah Sumatra Barat angkat bicara terkait dengan kabar Restoran Babiambo yang menjual menu restoran Padang dengan bahan babi.
Baca Juga Menurut Shofwan, pihak pemilik restoran sudah menyinggung perasaan orang Minangkabau."Ini sudah keterlaluan. Memakai bahasa Minang Babiambo. Menghinakan kultur Minangkabau," kata Shohwan, Sabtu . "Melecehkan agama bisa dibawa ke meja hukum. Begitu juga melecehkan budaya tradisional," ujar Shofwan.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Disparekraf DKI Jakarta Iffan mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengecekan terkait ramainya nasi padang babi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Respons Gubernur Sumbar tentang Viral Restoran Padang Jual Rendang BabiMedia sosial dihebohkan dengan kabar restoran Padang menjual rendang babi di Jakarta. ini respons Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wagub DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »
LKAAM Sumbar: Restoran Minang tak Halal Dapat Mengurangi Minat Orang ke Rumah Makan Padang |Republika OnlinePublik digegerkan dengan hadirnya restoran rendang babi di kawasan Kelapa Gading
Baca lebih lajut »
Anggota DPR Kesal Ada Restoran Padang Jual Daging BabiPemilik restoran Padang itu mempromosikan produknya melalui layanan pesan antar daring. Mereka menjual nasi babi bakar, nasi babi rendang, gulai babi, dll.
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Buka Suara Soal Restoran Nasi Padang Non Halal di Kelapa GadingKepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengaku belum mendapat informasi terkait adanya restoran khas Minangkabau yang diduga menjual olahan daging babi.
Baca lebih lajut »