Restoran ini berinovasi luncurkan masker praktis dan multifungsi. Masker bisa menutupi area hidung dan mulut sekaligus, namun tetap memudahkan pengunjung makan. via detikfood
praktis dan multifungsi. Masker bisa menutupi area hidung dan mulut sekaligus, namun tetap memudahkan pengunjung makan.
Beberapa restoran lantas mencari cara ciptakan pengalaman bersantap yang aman bagi pengunjung di tengah Covid-19, namun tetap membuat mereka nyaman. Di Jepang, restoran Saizeriya datang dengan inovasi masker praktis yang bisa dipakai saat makan.Masker ini bernama Shabereru-kun atau juga berarti Talkable-kun karena selain saat makan, masker ini juga memudahkan penggunanya bicara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Israel Bikin Masker Lapis Emas dan Berlian Rp 22 M, Ini WujudnyaPerusahaan perhiasan mewah asal Israel, Yvel mengklaim sedang menggarap masker emas bertabur berlian. Begini wujudnya: Israel via detikfinance
Baca lebih lajut »
Jangan Anggap Enteng Masker, Ini Akibatnya Bila MeremehkanMasih banyak orang yang enggan memakai masker di masa pandemi Covid-19 ini dengan berbagai alasan. Berikut akibatnya menurut dokter paru.
Baca lebih lajut »
Waspada Virus Corona, 7 Negara Ini Wajibkan Penggunaan MaskerPenggunaan masker masih silang pendapat dalam mencegah penyebaran virus corona. Tujuh negara berikut mewajibkan warga menggunakan masker.
Baca lebih lajut »
Senin Ini Paris Mewajibkan Penggunaan MaskerPerintah itu berlaku untuk setiap orang berusia di atas 11 tahun di “zona tertentu yang sangat padat.”
Baca lebih lajut »
Tak Pakai Masker di Bundaran HI, Satpol PP Sanksi Warga Menyapu JalanSatuan Polisi Pamong Praja menjaring sejumlah warga yang tidak memakai masker saat berolahraga di kawasan Bundaran Hotel...
Baca lebih lajut »
Bella Hadid Kritik Polisi yang Tak Pakai Masker di Tempat UmumBella Hadid mengatakan, pakai masker tak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga komunitas. Dia marah pada polisi yang mengabaikan protokol.
Baca lebih lajut »