Berikut sejumlah tanggapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju mengenai kericuhan di Pulau Rempang, Kepulauan Riau.
Liputan6.com, Jakarta - Pulau Rempang kini menjadi sorotan setelah warga protes pembangunan proyek Rempang Eco City yang masuk Proyek Strategis Nasional .
Konflik yang diwarnai kekerasan itu hingga akibatkan korban luka-luka dan trauma pada anak-anak setempat dipicu oleh penolakan warga terhadap proyek yang haruskan sekitar 7.500 warga setempat direlokasi. Proyek itu juga mengancam eksistensi 16 kampung adat Melayu yang ada di Pulau Rempang sejak 1834.
Berikut ragam respons Presiden Jokowi hingga sejumlah menteri terkait konflik Rempang yang dirangkum dari Antara, ditulis Kamis : “Karena di sana sebenarnya sudah ada kesempatan bahwa warga akan diberi lahan 500 meter plus bangunan tipe 45, tetapi ini tidak dikomunikasikan dengan baik. Akhirnya menjadi masalah,” kata Jokowi.3 dari 5 halamanJokowi Tugaskan Menteri Investasi Bahlil LahadaliaJokowi pun menugaskan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk menindaklanjuti penanganan konflik itu. Ia menugaskan Menteri Bahlil untuk memberikan penjelasan langsung kepada warga Rempang mengenai pelaksanaan proyek investasi itu.
Bahlil menilai, peristiwa seperti di Pulau Rempang tidak hanya terjadi sekali di Indonesia. Kejadian tersebut selalu muncul pada saat Indonesia memiliki proyek besar. Hadi menuturkan, lahan yang akan dijadikan lokasi Rempang Eco City seluas 17 ribu hektare ini merupakan kawasan hutan. Dari jumlah itu, sebanyak 600 hektare merupakan Hak Pengelolaan Lahan dari Badan Pengusahaan Batam.
“Dari 500 ha itu akan kami pecah-pecah dan langsung kami berikan 500 meter dan langsung bersertifikat. Di situ pun, kita bangun sarana untuk ibadah, pendidikan dan sarana kesehatan,” ujar Hadi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menteri ATR Respons Kisruh Rempang Eco-City, Singgung Masyarakat Tak Ada SertifikatMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto buka suara soal konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Batam.
Baca lebih lajut »
Menteri ATR Respons Kerusuhan Rempang, Sebut Warga Tak Punya SertifikatMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa lahan tinggal sebagai pemicu kericuhan di Pulau Rempang, Kepulauan Riau, tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU).
Baca lebih lajut »
6 Respons Mulai Bakal Capres Anies, Polri, Menteri, hingga Ketua DPR RI Terkait Kisruh Pulau RempangBelum lama ini, Polresta Barelang (Batam, Rempang, Galang) menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam bentrokan yang terjadi di Pulau Rempang, Kepulauan Riau.
Baca lebih lajut »
Ditugaskan Jokowi Bereskan Konflik Pulau Rempang, Ini Respons BahlilBahlil menyebut penugasan dari Jokowi adalah tanggung jawabnya sebagai menteri. Menurutnya ia akan menemui warga, namun tidak dilakukan hari ini.
Baca lebih lajut »
Sebut Ricuh Warga Rempang Karena Masalah Komunikasi, Presiden Jokowi Minta Menteri Investasi Terjun!Presiden pun menugaskan Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, menjelaskan langsung kepada warga Rempang terkait pelaksanaan proyek investasi itu.
Baca lebih lajut »