Respons Ferdinand Hutahaean atas temuan ICW terkait gelontoran dana miliaran rupiah oleh pemerintah untuk influencer? Simak selengkapnya di sini. FerdinandHutahaean
jpnn.com, JAKARTA - Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai positif temuan Indonesia Corruption Watch , terkait gelontoran dana hampir Rp 90,45 miliar dari pemerintah, untuk keperluan sosialisasi kebijakan melalui jasa influencer atau tokoh berpengaruh. Menurut dia, upaya sosialisasi kebijakan melalui influencer ialah cara baru. Dengan begitu, setiap kebijakan bisa diketahui oleh khalayak.
Baca Juga: "Bagi saya justru ini sebuah terobosan baru dalam menyampaikan pesan pemerintah kepada masyarakat," kata Ferdinand dalam pesan singkatnya kepada awak media, Jumat . Dalam pandangan Ferdinand, anggaran sosialisasi untuk influencer tergolong murah. Anggaran Rp 90,45 miliar itu dari 2014 hingga 2020 atau selama enam tahun di beberapa lembaga negara.Baca Juga: "Jadi sesungguhnya penggunaan influencer ini bagus, dan ini bukan buzzer," ucap dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Respons Deklarator KAMI soal Pemerintah Pakai Duit Rakyat untuk Biayai InfluencerPemerintah dianggap tidak peka dengan kesulitan rakyat. Sebab, pemerintah justru menggelontorkan dana besar ke influencer untuk menyosialisasikan program. Influencer
Baca lebih lajut »
ICW Sebut Dana Aktivitas Digital Pemerintah Meningkat Sejak 2017ICW menemukan anggaran pemerintah pusat untuk aktivitas digital sebesar Rp1,29 triliun. Penggunaan jasa influencer oleh...
Baca lebih lajut »
Kekhawatiran di Balik Tren Penggunaan 'Influencer' oleh PemerintahIndonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap belanja jasa influencer oleh pemerintah terus menanjak sejak 2017 hingga 2020.
Baca lebih lajut »
Ketua YLBHI: Cara Kerja Buzzer Merusak DemokrasiAda sisi gelap dunia digital dengan maraknya penggunaan jasa influencer atau buzzer. Asfinawati menyatakan influencer dapat...
Baca lebih lajut »
Tarif Hubungan Badan Wanita Pemandu Lagu Venesia Karaoke Rp 3,3 Juta47 wanita pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di BSD, Tangerang Selatan, diamankan polisi. Wanita-wanita itu ditarif Rp 3,3 juta oleh pengelolah tempat karaoke untuk jasa berhubungan badan. Karaoke
Baca lebih lajut »
Respons APM Soal GIIAS Batal, Diganti Jakarta Auto WeekBeberapa merek sudah menyatakan ikut Jakarta Auto Week, sementara lainnya masih menunggu kepastian.
Baca lebih lajut »