Ekonomi diproyeksi tumbuh antara minus 1,1 persen hingga positif 0,2 persen.
Bayang-bayang resesi ekonomi agaknya akan menjadi kenyataan bagi Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga berada pada rentang nol persen hingga negatif dua persen . Artinya, ekonomi Indonesia kemungkinan besar akan mengalami resesi mengingat kuartal kedua sudah mengalami pertumbuhan negatif 5,32 persen .
Indikator lain yang disebutkan Sri adalah impor bahan baku. Merujuk data Badan Pusat Statistik , impor bahan baku pada Juli tumbuh negatif 34,46 persen , lebih dalam dibandingkan Juni yang kontraksi 13,27 persen . Apabila dua indikator tersebut masih tumbuh di zona negatif, Sri menilai, ekonomi Indonesia akan sulit untuk masuk dalam zona netral nol persen. Prediksi tersebut disampaikannya di tengah kerja keras pemerintah yang sudah habis-habisan dari sisi belanja.
Dalam paparannya lebih lanjut, Sri Mulyani menyebutkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2020 dari Januari hingga Juli 2020 telah mencapai Rp 330,2 triliun atau 2,01 persen persen terhadap produk domestik bruto . Sri Mulyani menyatakan defisit tersebut merupakan 31,8 persen terhadap pagu APBN dalam Perpres 72/2020 yang sebesar Rp1.039,2 triliun triliun atau 6,34 persen terhadap PDB.
Pendapatan negara turun karena penerimaan perpajakan terkontraksi hingga 12,3 persen yaitu hanya Rp 711 triliun atau 50,6 persen dari target perubahan APBN dalam Perpres 72/2020 Rp 1.404,5 triliun. Realisasi belanja pemerintah pusat yang tumbuh 4,2 persen itu didorong oleh belanja bantuan sosial Rp 117 triliun atau 68,6 persen dari target dalam Perpres 72/2020 Rp 170,7 triliun dan mampu tumbuh hingga 55,9 persen
Menurutnya, minimnya minat konsumsi publik memperlihatkan kekhawatiran mereka di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat saat ini. Dia mengatakan, kondisi tersebut membuat masyarakat enggan untuk membelanjakan uang mereka.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ekonom Prediksi AS Bakal Terjebak Resesi Selama SetahunEkonom memprediksi Pendapatan Domestik Bruto AS tidak akan kembali ke level sebelum pandemi virus corona, setidaknya hingga 2022.
Baca lebih lajut »
Biar Enggak Resesi, Sri Mulyani Kebut Belanja PemerintahMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati terus mempercepat belanja pemerintah dan telah menyiapkan beberapa jurus...
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Ungkap Kemungkinan Besar Indonesia Masuk ResesiMenteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan skenario terburuk pertumbuhan ekonomi RI akan berada di kisaran 0 persen sampai minus 2 persen pada kuartal III 2020.
Baca lebih lajut »
Jakarta Sulit Balik ke PSBB, Demokrat : Menghindari ResesiMujiyono menduga, saat ini Anies tengah menarik pelan-pelan kebijakan rem darurat tersebut. Hal itu terlihat dari adanya penerapan kembali sistem ganjil-genap dan denda pelanggar progresif.
Baca lebih lajut »