Polisi mengatakan dua remaja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan sudah satu tahun terobsesi menjual organ tubuh. Para pelaku hendak cepat kaya.
jual beli organ manusia secara autodidaktik. Selama satu tahun belakangan, AR terus menyimpan hasrat menjual organ hingga akhirnya melihat kesempatan saat bertemu dengan korban."Kurang lebih 1 tahun ada dalam benaknya membunuh korban. Cuma baru terlaksana hari Minggu kemarin," katanya.Sementara itu, remaja AR mengaku membunuh korban di rumahnya pada minggu . Saat itu, orang tua AR sedang menjual di warung.
"Di rumah. Kucekik, baru banting ke lantai," kata AR kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar. Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tragis! Tergiur Situs Jual Beli Organ, 2 Remaja di Makassar Bunuh Bocah 11 TahunDua remaja di Kota Makassar ditangkap polisi usai menculik lalu membunuh korbannya. Usai diintrogasi, pelaku mengaku tergiur dengan iklan jual beli organ yang dimana kedua pelaku ini terlilit kebutuhan ekonomi.
Baca lebih lajut »
Proyek KA Makassar-Parepare Kereta Pertama di Sulawesi yang Dibangun Menggunakan Skema KPBUProyek pertama Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di sektor transportasi Kereta Api (KA) Makassar-Parepare telah memasuki Operasi Komersial Tahap 1
Baca lebih lajut »
Polisi Perketat Pengamanan di Jayapura Usai Lukas Enembe DitangkapPolisi kini memperketat pengamanan di Kota Jayapura, Papua setelah Lukas Enembe ditangkap KPK. Polisi mengantisipasi kericuhan. Via: detik_sulsel
Baca lebih lajut »
Wali Kota Makassar minta gencarkan program jaga anak kitaWali Kota Makassar H Ramdhan Pomanto meminta menggencarkan program "Jagai Anak ta" atau jaga anak kita dengan pelibatan Organisasi Perangkat Daerah ...
Baca lebih lajut »
Penganut Aliran Hakikinya Hakiki di Makassar Bertobat dan Bersedia DibinaPenganut aliran Hakikinya Haki di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku bertobat dan meminta maaf hingga siap dibina oleh MUI Makassar. Via: detik_sulsel
Baca lebih lajut »