Rektor IPB University Ajak Kolaborasi ALMI dan I-4 |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Rektor IPB University Ajak Kolaborasi ALMI dan I-4 |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Perubahan harus direspons dengan lompatan dalam bidang inovasi.

REPUBLIKA.CO.ID, Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria mendapatkan kesempatan memberikan pemaparan dalam Forum Cendekia Kelas Dunia yang diselenggarakan oleh Akademi Ilmuwan Muda Indonesia dan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional , Selasa . Bertajuk Penguatan Kolaborasi Riset dan Pendidikan untuk Penciptaan Inovasi Indonesia, Prof Arif menyampaikan bahwa inovasi diperlukan untuk perubahan. “Perubahan yang terjadi saat ini hanya bisa direspons dengan lompatan-lompatan dalam bidang inovasi.

Di dalam Intellectual Property Right 2019, laporan yang menganalisa iklim kekayaan intelektual berdasarkan 45 indikator unik dan penting bagi ekonomi berbasis inovasi, Indonesia menempati peringkat 45 dari 50 negara. Fakta lain juga dituturkan Prof Arif. Ia menyebut, komitmen pemerintah untuk penelitian masih sangat minim. Terlihat dari persentase pengeluaran untuk riset dari Gross Domestic Product hanya 0,2 persen. Jumlah peneliti di Indonesia juga masih tergolong rendah, hanya 216 orang per satu juta penduduk. Sebagai perbandingan, Korea Selatan memiliki 7.980 peneliti per satu juta penduduk dengan pengeluaran R&D sebanyak 4,8 persen dari GDP.

“Peran ALMI dan I-4 ini sangat strategis dalam hal mendukung riset dan publikasi. Saya membayangkan kalau ALMI dan I-4 berkolaborasi dengan FRI, untuk memetakan gap analysis terhadap riset dalam bidang yang potensial. Sejauh mana penelitian stem cell yang ada di Massachusetts Institute of Technology dengan yang ada di Indonesia misalnya,” tutur Prof Arif.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Teliti Cara Wujudkan Parlemen Modern, Sekjen DPR Raih Gelar Doktor di IPBTeliti Cara Wujudkan Parlemen Modern, Sekjen DPR Raih Gelar Doktor di IPBSekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menggulirkan sejumlah idenya untuk mewujudkan parlemen modern. DPR
Baca lebih lajut »

Peneliti IPB ingatkan tidak semua tanaman obat aman dikonsumsiPeneliti di Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University Dr Mohamad Rafi mengatakan tidak ...
Baca lebih lajut »

Dosen IPB: BSF Punya Potensi Tinggi untuk Pakan Ternak Sekala IndustriDosen IPB: BSF Punya Potensi Tinggi untuk Pakan Ternak Sekala IndustriDosen IPB University menyebut, Black soldier fly (BSF) atau dikenal sebagai lalat tentara hitam memiliki manfaat yang banyak...
Baca lebih lajut »

Nurul Qomar Dipenjara Gegara Pemalsuan SKL Doktor demi Jadi RektorNurul Qomar Dipenjara Gegara Pemalsuan SKL Doktor demi Jadi RektorPelawak Nurul Qomar akhirnya dieksekusi ke Lapas Kelas II terkait pemalsuan SKL S2-S3 saat akan menjadi Rektor UMUS Brebes. Setelah kasasinya ditolak MA, Nurul Qomar dijebloskan ke dalam penjara kemarin petang. NurulQomar
Baca lebih lajut »

Hyundai, CSIRO, dan FMG Kolaborasi Produksi Mobil Hidrogen |Republika OnlineHyundai, CSIRO, dan FMG Kolaborasi Produksi Mobil Hidrogen |Republika OnlineHyundai, CSIRO, dan FMG berencana memproduksi 500 ribu mobil hidrogen pada 2030.
Baca lebih lajut »

Peneliti IPB ingatkan tidak semua tanaman obat aman dikonsumsiPeneliti di Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University Dr Mohamad Rafi mengatakan tidak ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-27 10:21:20