Rekomendasi IDAI Saat Pandemi Covid-19, Anak Tak Keluar Rumah hingga Pemakaian Masker

Indonesia Berita Berita

Rekomendasi IDAI Saat Pandemi Covid-19, Anak Tak Keluar Rumah hingga Pemakaian Masker
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 58 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 68%

Ikatan Dokter Anak Indonesia memberikan sejumlah rekomendasi untuk mencegah penularan Covid-19 kepada anak.

Salah satu yang direkomendasikan adalah agar anak tidak keluar rumah selama situasi Covid-19 di Indonesia belum memenuhi kriteria epidemiologi badan kesehatan dunia .

"Kami merekomendasikan agar anak-anak jangan keluar rumah dulu. Termasuk untuk kegiatan tatap muka di sekolah," ujar anggota Tim Satgas Penanganan Covid-19 IDAI, Yogi Prawira dalamRekomenasi untuk tidak keluar rumah ini, lanjut dia, berlaku hingga daerah tempat tinggal anak-anak dianggap sudah dapat mengatasi penularan Covid-19 lewat transmisi lokal.

Namun, kata Yogi, rekomendasi ini dikecualikan jika ada keperluan mendesak yang membuat anak untuk keluar rumah.Saat anak harus keluar rumah, IDAI menyarankan anak memakaiRekomendasi ini berlaku bagi anak usia 2 tahun ke atas. Alasannya, kata Yogi, kondisi lokal Indonesia saat ini masih banyak orang dewasa yang belum memakai masker dengan baik dan benar saat keluar rumah.

Namun, dia menyebutkan, ada pengecualian jika ada persoalan medis yang menghalangi anak tersebut untuk memakai masker. Misalnya saja, anak mengidap penyakit jantung bawaan, memiliki penyakit paru yang kronik, anak-anak dengan gangguan mental atau anak dengan gangguan kognisi.Kemudian, bagi anak berusia di bawah 2 tahun yang terpaksa keluar rumah, IDAI tidak merekomendasikan penggunaan masker.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Dua Penyintas Covid-19 di Eropa Kembali Kena Covid-19 |Republika OnlineDua Penyintas Covid-19 di Eropa Kembali Kena Covid-19 |Republika OnlineSebelumnya, Hong Kong melaporkan kasus infeksi ulang Covid-19.
Baca lebih lajut »

Terharu, Anies Berikan Beasiswa pada Anak-anak Tenaga Medis Korban Jiwa Covid-19Terharu, Anies Berikan Beasiswa pada Anak-anak Tenaga Medis Korban Jiwa Covid-19Pemprov DKI Jakarta memberikan beasiswa kepada anak-anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19....
Baca lebih lajut »

Bioskop Dibuka Kembali, Ini Rekomendasi Satgas Covid-19Bioskop Dibuka Kembali, Ini Rekomendasi Satgas Covid-19Antrean masuk dan keluar bioskop dijaga dengan ketat.
Baca lebih lajut »

Selain Happy Hypoxia, Gejala Tak Biasa Covid-19: Covid ToesSelain Happy Hypoxia, Gejala Tak Biasa Covid-19: Covid ToesGejala ini mirip chilblain yang biasa terjadi pada musim dingin. Masalahnya, sekarang belum musim dingin dan terjadi pada pasien Covid-19.
Baca lebih lajut »

19 Pegawai RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19 |Republika Online19 Pegawai RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19 |Republika OnlineLayanan rawat jalan RSUD 45 Kabupaten Kuningan ditutup
Baca lebih lajut »

Piala AFC U-16 dan U-19 Terancam Ditunda karena COVID-19, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?Piala AFC U-16 dan U-19 Terancam Ditunda karena COVID-19, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?Federasi Sepakbola Asia (AFC) telah mengirim surat kepada para federasi sepakbola dibawah naungannya untuk mengkaji kemungkinan penjadwalan ulang Piala AFC U-16 dan U-19 akibat belum meredanya COVID-19
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 19:37:23