Positivity rate Covid-19 di Provinsi Papua Barat dan Papua masih tinggi di atas 25 persen. Angka ini jauh melampaui acuan penanganan ideal pandemi dari organisasi kesehatan dunia WHO, yakni maksimal 5 persen. Nusantara AdadiKompas justsayabi
Tim sukarelawan memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Jayapura, Papua, 9 Juli 2021.atau persentase kasus positif Covid-19 di Provinsi Papua Barat dan Papua masih tinggi di atas 25 persen.
Angka ini jauh melampaui acuan penanganan ideal pandemi dari organisasi kesehatan dunia WHO, yakni maksimal 5 persen.di Papua Barat hingga Kamis mencapai 26,90 persen. Sementara itu, angkadihitung berdasarkan jumlah kasus positif Covid-19 dari total sampel usap yang diperiksa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KAWAL Papua Barat proses hukum kapal penabrak terumbu karangMasyarakat adat bersama sejumlah komunitas pesisir Teluk Doreri, di antaranya KAWAL (Komunitas Anak Wondama Abdi Lingkungan), Kabupaten Manokwari Papua ...
Baca lebih lajut »
Gadis di Indramayu Jadi Korban Pedagangan Manusia ke Papua, Disiksa dan Dipaksa Layani Tamu - Tribun PapuaSeorang gadis di Kabupaten Indramayu yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau trafficking berhasil diselamatkan.
Baca lebih lajut »
Cakupan Vaksinasi di Daerah Penyelenggara PON Papua Masih RendahCakupan vaksinasi Covid-19 belum mencapai 70 persen jelang PON XX di Papua. Diperlukan tambahan 1.000 tenaga vaksinator untuk meningkatkan cakupan vaksinasi. Nusantara AdadiKompas justsayabi
Baca lebih lajut »
Skenario Pelaksanaan PON Papua Jika Kasus Covid-19 Masih TinggiPekan Olahraga Nasional XX atau PON Papua 2021 berpotensi diselenggarakan tanpa adanya penonton.
Baca lebih lajut »
Jakarta Barat Tandai UMKM Sudah Divaksin dengan Stiker |Republika OnlineStiker dinilai akan membuat pelanggan dan masyarakat sekitar merasa aman.
Baca lebih lajut »
Raisi Tunjuk Diplomat Anti-Barat sebagai Menlu Baru IranRaisi menunjuk Hossein Amirabdollahian untuk menggantikan posisi Mohammad Javad Zarif sebagai Menteri Luar Negeri Iran. Presiden baru Iran, Ebrahim Raisi dilaporkan...
Baca lebih lajut »