Ratusan rumah milik warga di Desa Alue Siron, Kecamatan Tadu Raya dan Desa Krueng Mangkom serta Desa Alue Buloh, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, ...
Prajurit TNI dari jajaran Kodim 0116 Nagan Raya, Provinsi Aceh, bersama masyarakat membantu pengendara sepeda motor yang terjebak banjir di kawasan Desa Krueng Mangkom dan Desa Alue Buloh, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Minggu .
Akibatnya aktivitas masyarakat di tiga desa di daerah berbeda tersebut ikut terganggu karena meluapnya air sungai yang berdekatan dengan permukiman warga. "Sejauh ini belum ada laporan warga yang mengungsi akibat terdampak banjir," kata Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Muhajir Hasballah kepada ANTARA, Minggu malam.
Pihaknya juga khawatir apabila hujan lebat masih terus terjadi, tidak menutup kemungkinan sebaran banjir di permukiman warga akan semakin meluas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gangguan gajah di Nagan Raya Aceh belum meredaGangguan gajah di kawasan transmigrasi lokal (translok) Ketubung Tunong, Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh ...
Baca lebih lajut »
2.400 penerima dana PKH di Nagan Raya Aceh dicoretSebanyak 2.400 orang penerima dana program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh telah dicoret dan sebagian mengundurkan ...
Baca lebih lajut »
2.400 Penerima Keluarga Harapan di Nagan Raya DicoretPenerima bantuan dicoret karena ekonomi sudah mampu.
Baca lebih lajut »
Dua Desa di Kabupaten Bogor Gelar Program Desa Siaga BencanaSepanjang 2019, Desa Leuwinutug dan Desa Cijayanti di Wilayah Kabupaten Bogor terhitung telah mengalami tiga kali bencana banjir.
Baca lebih lajut »
Senyum Ceria Calon Tahfidz Rumah Quran Desa BerdayaRata-rata anak telah menghafal lima hingga 13 surat.
Baca lebih lajut »
Puting Beliung Rusak Enam Rumah Warga Desa Mandailing NatalAngin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB juga merusak atap mesjid dan MCK yang ada di desa itu.
Baca lebih lajut »