Tari gedruk kolosal yang diadakan di Lapangan Krajan, Kecamatan Jatinom, Rabu (20/7/2022) digelar untuk merayakan hari jadi ke-218 Klaten. Penampilan dibagi dalam empat episode. Pertama ada 400 penari gedruk. Dilanjutkan dengan 20 penari gedruk untuk penampilan kedua. Berikutnya ada 20 penari topeng dan terakhir ada 20 penari jaranan.
SOLOPOS.COM - Para penari tampil menyajikan tari gedruk kolosal di Lapangan Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Rabu . Ratusan orang meramaikan gelaran tari gedruk kolosal yang diadakan di Lapangan Krajan, Kecamatan Jatinom, Rabu .Penampilan dibagi dalam empat episode. Pertama ada 400 penari gedruk. Dilanjutkan dengan 20 penari gedruk untuk penampilan kedua.
Selain untuk merayakan Hari Jadi Klaten, kegiatan tersebut digelar sebagai salah satu upaya melestarikan kesenian tradisional asli Indonesia. “Harapannya seni dan budaya seperti jathilan dan tari gedruk terus berkembang dan tidak diklaim oleh negara lain,” jelas Sunarman.“Kegiatan ini diikuti semua unsur yang ada di Jatinom mulai dari Muspika hingga dinas instansi terkait. Kegiatan digelar sekaligus untuk uri-uri kebudayaan.
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram"Solopos.com Berita Terkini". Klik linkSolopos.com Berita Terkini