Hasil rapid test pria di NTT yang dikeluarkan laboratorium rumah sakit setempat bukanlah hasil tes Covid-19, melainkan hasil tes kehamilan.
Hal tersebut membuat keluarga Ariyanto marah. Mereka langsung datang ke tempat karantina untuk menanyakan hasil tes Ariyanto.
"Tadi kami protes dengan hasil ini dan kami langsung ke tempat karantina dan bertemu dengan penanggung jawabnya," ungkap Ferdinan Boik, saat dihubungiWalaupun sudah mendatangi lokasi karantina, Ferdinan mengaku belum ada jawaban dari penanggung jawab lokasi karantina.Hal senada juga disampaikan pihak kelurga lainnya, Naomi Toulasik. Ia mengatakan keluarga ragu atas hasil
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
WHO: Pelaporan Hasil Tes Covid di Indonesia Memakan Waktu SemingguWHO soroti tes Covid yang memakan waktu seminggu dan positivity rate yang masih tinggi di sejumlah provinsi di Indonesia
Baca lebih lajut »
Sekeluarga positif COVID-19 di Kupang-NTT dievakuasi ke RSUD SK Lerik'Pasangan suami istri ini dievakuasi menuju RSUD SK Lerik dengan anak mereka yang masih berusia 20 bulan. Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan fasilitas kesehatan untuk perawatan mereka,' COVID19
Baca lebih lajut »
Dua pekan menolak, warga Desa Sagu-NTT bersedia dites cepat COVID-19Wakil Bupati Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Payong Boli mengatakan warga Desa Sagu di Pulau Adonara telah menyatakan ...
Baca lebih lajut »
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 12 Juni 2020Berikut ini update data kasus Covid-19 untuk provinsi Jatim, DIY, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalbar, Kalsel.
Baca lebih lajut »
Satu Balita di NTT Positif Covid-19Seorang balita berusia 20 bulan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, positif COVID-19. Ia terpapar dari ibu dan bapaknya. balitapositifcorona
Baca lebih lajut »