Ramadan, ID Food Pastikan Stok & Harga Gula Hingga Daging Stabil!
Jakarta, CNBC Indonesia-
Pemerintah terus berupaya memastikan kestabilan harga dan keamanan stok pangan jelang Ramadan dan Lebaran 144H/2023. Dirut Holding Pangan ID Food, Frans Marganda Tambunan mengungkapkan strategi ID Food dalam mendukung program kestabilan stok dan harga pangan utamanya untuk jenis pangan bergejolak seperti gula pasir Hingga daging dan minyak goreng.
ID Food memastikan keamanan stok dan pasokan pangan melalui penyerapan produksi lokal hingga importasi. Seperti apa strategi ID Food menjaga stok dan kestabilan harga pangan periode Ramadan dan Lebaran? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Utama Holding Pangan ID Food, Frans Marganda Tambunan dalam Squawk Box,
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
ID FOOD Siapkan Stok Gula untuk Penuhi Kebutuhan Ramadan dan LebaranDirektur Komersial PT Rajawali Nusantara Indonesia atau ID FOOD Ardiansyah Chaniago mengatakan pihaknya telah menyiapkan 128 ribu ton gula konsumsi untuk penuhi kebutuhan Ramadan dan lebaran
Baca lebih lajut »
Bapanas: Stok Pangan Cukup saat Ramadan, Tak Perlu Panic Buying!Bapanas memastikan ketersediaan bahan pangan mencukupi untuk menghadapi bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini.
Baca lebih lajut »
Mendag Pastikan Stok Pangan Aman Jelang RamadanMenteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas memastikan stok pangan akan aman menjelang bulan Ramadan yang dimulai 23 Maret 2023 mendatang.
Baca lebih lajut »
Jelang Ramadhan, ID Food Tambah Stok Daging Sapi |Republika OnlineID Food menambah jumlah stok daging sapi hingga 4.000 ton.
Baca lebih lajut »
Jelang Ramadan, Pegadaian Beri Santunan Senilai Rp 150 JutaPT Pegadaian menggelar acara Tarhib Ramadan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1444 Hijriah.
Baca lebih lajut »
Jelang Ramadan, Harga Telur Ayam di Pasar Jakarta Tembus Rp30.000 per KgHarga telur ayam di pasar tradisional tembus Rp30.000 per kilogram (kg) jelang Ramadan. Ini sebabnya:
Baca lebih lajut »