Rakyat Guatemala Pilih Presiden Baru di Bawah Tekanan Trump

Indonesia Berita Berita

Rakyat Guatemala Pilih Presiden Baru di Bawah Tekanan Trump
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Guatemala terancam sanksi ekonomi jika tidak setuju dengan Donald Trump

REPUBLIKA.CO.ID, GUATEMALA CITY -- Rakyat Guatemala pada Ahad memilih presiden baru. Presiden terpilih nantinya akan menghadapi tantangan besar setelah negara itu sepakat dengan Washington untuk bertindak sebagai penyangga terhadap arus imigran gelap di bawah tekanan dari Presiden AS Donald Trump.

Risa Grais-Targow, direktur Amerika Latin di konsultan Eurasia Group, mengatakan bahwa sementara perjanjian bisa menghadapi reaksi penolakan di Guatemala, tapi di sisi lain jika menolak bisa membuat negara itu menghadapi risiko pajak pada pengiriman uang atau tarif barang-barangnya. Siapa pun yang menjabat pada Januari mendatang, akan mewarisi sebuah negara dengan tingkat kemiskinan 60 persen, kejahatan luas dan pengangguran, yang telah menyebabkan ratusan ribu warga Guatemala bermigrasi ke utara.

"Saya tidak akan memilih, tetapi ... melihat keadaan saya sebaiknya memilih agar Sandra tidak menang," kata Ricardo Son, seorang pensiunan berusia 84 tahun di Guatemala City. Morales, yang membatalkan mandat komisi yang berlaku mulai September mendatang, dilarang untuk mencalonkan diri kembali. Tetapi ia bisa tetap bertahan lama jika kesepakatan migrasi yang dia ajukan menjadi faktor menentukan ada pada pemerintahan selanjutnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Guatelama pilih presiden baru di bawah bayangan tekanan TrumpGuatelama pilih presiden baru di bawah bayangan tekanan TrumpWarga Guatemala pada Minggu memilih presiden baru yang akan menghadapi tantangan besar setelah negara itu sepakat dengan Washington untuk bertindak sebagai ...
Baca lebih lajut »

Guatemala Memilih Presiden Baru di Bawah Bayangan Tekanan TrumpGuatemala Memilih Presiden Baru di Bawah Bayangan Tekanan TrumpPara pemilih harus memilih antara Alejandro Giammattei yang konservatif dan saingannya dari kiri tengah, mantan ibu negara Sandra Torres.
Baca lebih lajut »

Trump Ancam Balas Negara yang Keluarkan Travel Warning ke ASTrump Ancam Balas Negara yang Keluarkan Travel Warning ke ASJika mereka melakukan itu, kami hanya akan membalasnya, jawab Trump saat ditanya tentang reaksinya terhadap travel warning...
Baca lebih lajut »

Miliarder Ini Kena Bully karena Dukung Donald TrumpMiliarder Ini Kena Bully karena Dukung Donald TrumpMiliarder Stephen Ross diketahui menggelar acara makan siang dalam penggalangan dana untuk Donald Trump.
Baca lebih lajut »

Fraksi Demokrat dan Republik Minta Trump Tak Potong Bantuan Luar NegeriFraksi Demokrat dan Republik Minta Trump Tak Potong Bantuan Luar NegeriKelompok partai Republik dan Demokrat dalam Kongres Amerika bergabung untuk mendesak pemerintahan Presiden Trump supaya jangan memotong empat milyar dolar dana yang diperuntukkan bagi bantuan luar neg
Baca lebih lajut »

Trump Setuju dengan Keberatan Kim Jong-un soal Latihan Militer AS-KorselTrump Setuju dengan Keberatan Kim Jong-un soal Latihan Militer AS-KorselTidak lama setelah para pemimpin tinggi militer Amerika dan Korea selatan menyatakan akan bekerja sama dalam berbagai isu yang dihadapi Asia, Presiden Trump menyatakan setuju dengan keberatan Kim Jong
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 07:42:20