Kerja sama McLaren dengan Renault akan selesai pada akhir musim 2020.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bos tim Renault, Cyril Abiteboul mengatakan, berakhirnya kontrak dengan McLaren tak akan membahayakan bagi pabrikan mesin asal Prancis itu. Usai GP Rusia akhir pekan lalu, McLaren mengumumkan akan bereuni dengan Mercedes pada ajang F1 musim 2021 dengan kembali menggunakan mesin jet darat produk perusahaan Jerman itu.
"Saya pikir kami akan lebih kuat bersama berdasarkan pendekatan kami terhadap kemitraan. Memang tanpa itu kami lebih lemah dari yang seharusnya dan ini adalah kesempatan yang hilang, tapi tidak sepenuhnya menjadi sesuatu yang menempatkan kami di posisi yang berbeda dengan posisi saat ini," ujar Abiteboul seperti dikutip dari Crash.net, Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Contoh Korea, Rizky Febian Ingin Musik Indonesia Dikenal Dunia dengan Bahasa Sendiri'Saya bercita-cita bagaimana musik Indonesia bisa maju tetap dengan Bahasa Indonesia,' kata Rizky Febian.
Baca lebih lajut »
Giampaolo Dipecat, Pioli Segera Teken Kontrak Bersama MilanPioli dikabarkan setuju dengan durasi dan nilai kontrak yang diajukan Milan
Baca lebih lajut »
Fans Milan Marah, #PioliOut Digaungkan Meski Belum Resmi Jadi PelatihSaat Stefano Pioli bersiap menandatangani kontrak dua tahun dengan AC Milan, para fans mengungkapkan ketidaksenangannya....
Baca lebih lajut »
Soal Kontrak, Honda Akan Lakukan Segalanya agar Marc Marquez BertahanSaat ini, kontrak awal Marc Marquez dengan Honda akan berakhir pada akhir tahun 2020.
Baca lebih lajut »
PGN pastikan harga gas di Batam tetap termurahPT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memastikan harga gas untuk pelanggan industri dan komersial di Kota Batam, Kepulauan Riau, tetap termurah di Indonesia, ...
Baca lebih lajut »