Beyond the Breaking News

Purbaya Bantah Minta Bank Stress Test Jika Dolar Lampaui Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah News

Purbaya Bantah Minta Bank Stress Test Jika Dolar Lampaui Rp18.000
Menteri KeuanganPerbankan IndonesiaPurbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya menanggapi rumor negatif terkait nilai tukar rupiah yang mencapai Rp 17.900 per dolar AS, menegaskan pentingnya stress test perbankan.

Foto: Menteri Keuangan , Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa .

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti adanya isu miring yang beredar di pasar keuangan hingga pemicu sentimen negatif dan berdampak pada pergerakan nilai tukar rupiah yang menyentuh level terburuk Rp 17.900 per dolar AS kemarin, Rabu . Purbaya mengatakan ada rumor yang mengatakan dirinya telah meminta perbankan melakukan stress test jika rupiah telah menyentuh level Rp 18.000 per dolar AS.

Stress test atau uji stress adalah simulasi atau analisis risiko yang digunakan untuk mengevaluasi ketahanan lembaga keuangan, termasuk perbankan, dalam menghadapi krisis, seperti resesi ekonomi.

"Ada isu macem-macem, ada rumor macem-macem di pasar. Ada yang bilang saya suruh perbankan melakukan stress test kalau rupiahnya Rp 18.000 lebih. Padahal saya nggak pernah isu seperti itu," ujar Purbaya. Namun, Purbaya menilai dirinya telah menjalankan kewajibannya untuk menjaga fondasi ekonomi agar ekonomi RI berjalan terus dan tumbuh tinggi dengan cepat.

"Tapi kalau kita lihat Kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi aja. Supaya ekonominya berjalan terus semakin cepat," tegasnya. Adapun, stress test perbankan adalah hal yang rutin dilakukan oleh Bank Indonesia . Laporan stress test masih disampaikan BI setiap bulannya pada paparan hasil Rapat Dewan Gubernur BI.

Pada Mei lalu, BI mengungkapkan hasil stress test perbankan Tanah Air menunjukkan ketahanan perbankan tetap kuat dalam menghadapi berbagai risiko, termasuk dampak rambatan berlanjutnya perang di Timur Tengah.

"Ketahanan ini ditopang oleh kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang tetap terjaga baik. Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan makroprudensial dan sinergi kebijakan makroprudensial dan sinergi kebijakan bersama KSSK dalam rangka turut menjaga stabilitas sistem keuangan," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, Rabu . Perry menuturkan bahwa ketahanan perbankan tetap kuat untuk memitigasi risiko dampak dari perang di Timur Tengah. Perkembangan ini ditandai dengan likuiditas perbankan yang memadai, kapasitas permodalan yang terjaga pada level tinggi, dan risiko kredit yang tetap rendah.

Dari catatan BI, rasio kecukupan modal perbankan pada Maret 2026 tercatat tinggi sebesar 25,09%, yang tergolong kuat dalam menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit. Rasio kredit bermasalah perbankan secara agregat tetap rendah sebesar 2,14% dan 0,83% pada Maret 2026.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Menteri Keuangan Perbankan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa Stabilitas Ekonomi Risiko Keuangan Stress Test Bank Indonesia Ketahanan Perbankan Non-Performing Loan

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Bank Gak Bisa Lawan Negara, Perbanas Minta Bunga SRBI DiaturBank Gak Bisa Lawan Negara, Perbanas Minta Bunga SRBI DiaturPerhimpunan Bank Nasional (Perbanas) meminta adanya pengaturan bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN).
Read more »

Purbaya Bantah Kebijakan Fiskal Pemerintah SerampanganPurbaya Bantah Kebijakan Fiskal Pemerintah SerampanganMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada beberapa hari terakhir
Read more »

IHSG Ambruk 4% Lebih, Purbaya Salahkan Banyak Rumor NegatifIHSG Ambruk 4% Lebih, Purbaya Salahkan Banyak Rumor NegatifMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi penurunan IHSG, menyebut isu negatif sebagai penyebab. Ia yakin fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.
Read more »

Purbaya Klaim Defisit APBN Hanya 0,7%, Bantah Fiskal Penyebab Rupiah MelemahPurbaya Klaim Defisit APBN Hanya 0,7%, Bantah Fiskal Penyebab Rupiah MelemahMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, data fiskal terbaru akan dirilis pekan depan.
Read more »



Render Time: 2026-06-13 19:28:21