Menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya, puncak pandemi Covid-19 di Kota Bogor diprediksi baru akan terjadi pada Juli hingga Agustus 2020 mendatang.
Bogor, Beritasatu.com
Berdasarkan data yang diperoleh diketahui 54 persen penyebaran Covid-19 terjadi dari fasilitas kesehatan, kedua 19 persen dari luar Bogor atau, ketiga 14 persen dari kantor pemerintahan, dan sisanya 13 persen kasus penularan terjadi di pusat perbelanjaan. Guna mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor, sebagai langkah awal Bima Arya menargetkan 8.000 warga Kota Bogor akan menjalani uji, sebanyak 3.596 atau sekitar 44 persen sudah dites sehingga menghasil puluhan pasien positif dan ratusan orang dalam pemantauan .Kota Bogor 8.000 warga mengacu terhadap jumlah penduduk sesuai arahan organisasi kesehatan dunia ," ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkot Bogor Targetkan 8 Ribu Tes SwabPemkot Bogor akan kembali menggencarkan swab test di sejumlah pasar tradisional maupun titik-titik lokasi yang ditemukan reaktif Covid-19.
Baca lebih lajut »
3 Pekerja Positif Covid-19, Bima Arya Minta Mitra 10 di Bogor TutupDiketahui, sebanyak tiga orang pekerja di Mitra 10 Kota Bogor terinfeksi virus corona.
Baca lebih lajut »
Bertambah Satu Orang Positif Covid-19 Terpapar Pekerja Mitra 10 BogorPenambahan satu orang positif, berasal dari kluster toko bangunan Mitra 10, Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor.
Baca lebih lajut »
Gubernur Maluku Sindir Cengeng Soal Penanganan Covid-19, Wali Kota Ambon: Terimakasih Pak..Positif atau negatif kritikan itu dianggap, tergantung pada sudut pandang seseorang.
Baca lebih lajut »
Kota Batu Belum Putuskan PSBB Ulang, Meski Covid-19 Tambah |Republika OnlineKota Batu Malang belum memutuskan pemberlakuan lagi PSBB.
Baca lebih lajut »