Unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2023 akan diwarnai tuntutan pencabutan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Regulasi ini dianggap tidak berpihak pada pekerja. Ekonomi AdadiKompas
JAKARTA, KOMPAS — Puluhan ribu pekerja berencana berunjuk rasa memperingatiInternasional yang jatuh pada Senin . Aksi ini akan menyerukan berbagai isu mulai dari upah murah, praktik kerja kontrak yang cenderung semakin berkepanjangan, hingga tuntutan agar ada pencabutan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
”Unjuk rasa memperingati May Day juga berlangsung di 10 kota besar lainnya, seperti Medan dan Yogyakarta. Kami utamanya menuntut agar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 dicabut. Kami dan KSPI berencana mendaftarkan gugatan UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi, sehari setelah aksi May Day,” ujar Andi yang ditemui di sela-sela peluncuran platform Kadin for Naker, Minggu , di Jakarta.
”Kami menyoroti hak buruh yang berpotensi semakin hilang. Praktik hubungan kerja kontrak berkepanjangan sedang berkembang,” kata Elly.kesehatan yang memasukkan substansi agar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial berada di bawah kementerian. Sementara Andi menyebut isu pentingnya perlindungan bagi pekerja migran Indonesia di tengah maraknya tindak pidana perdagangan orang. Keduanya memastikan, aksi unjuk rasa peringatan May Day bisa berlangsung tertib.
GSBI juga menyerukan isu yang sama seperti serikat pekerja lainnya pada peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2023. GSBI hanya menambahkan saran agar pemerintah membuat kebijakan upah minimum nasional untuk mengatasi disparitas upah antardaerah.Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid saat memberikan sambutan peluncuran platform Kadin for Naker, Minggu , di Jakarta.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hari Ini Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik Lebaran 2023 Gelombang Kedua | 30 April 2023Jurnalis KompasTV, Syahri Romdhon melaporkan kondisi arus balik menuju Jabodetabek mengalami peningkatan cukup signifikan.
Baca lebih lajut »
Menko PMK: Gelombang Kedua Arus Balik Lebaran 2023 Diprediksi Berlangsung hingga 1 Mei 2023Menko PMK Muhadjir Effendy menilai libur Hari Buruh pada 1 Mei 2023 akan dimanfaatkan pemudik, diprediksi bisa sampai pada H+8 Lebaran 2023.
Baca lebih lajut »
Siapkan Regenerasi Atlet Bulu Tangkis, PB Djarum Gelar Audisi Umum 2023Audisi umum bulu tangkis PB Djarum tahun 2023 bakal kembali digelar pada bulan Juli 2023 mendatang.
Baca lebih lajut »
Liburan Lebaran 2023: Kemacetan Terjadi di Karangnunggal dan Cikalong Tasikmalaya pada 24-26 April 2023Liburan Lebaran 2023: Kemacetan Terjadi di Karangnunggal dan Cikalong Tasikmalaya pada 24-26 April 2023: Kemacetan disebabkan perbaikan Jembatan Ciwulan yang belum rampung dan lonjakan kendaraan wisatawan yang hendak menuju pantai.
Baca lebih lajut »
Jadi Tersangka, Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono Ditahan di Rutan Salemba Cabang KejagungPenahanan dilakukan selama 20 hari terhitung sejak 28 April 2023 sampai dengan 17 Mei 2023.
Baca lebih lajut »
Ini Penyebab Indeks Kepercayaan Industri RI Melambat di Bulan AprilIndeks Kepercayaan Industri (IKI) April 2023 mencapai 51,38, melambat 0,49 poin dibandingkan Maret 2023.
Baca lebih lajut »