Puan Maharani pernah mendapat tugas sebagai ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR pada periode 2009-2014. PuanMaharani
mengajak anggota DPR periode 2019-2024 untuk melakukan kewajiban mereka sebagai wakil rakyat tanpa memikirkan untung dan rugi.
"Kalau bukan kita yang mendapatkan manfaatnya, maka anak-anak kita yang akan menerima. Kalau bukan anak-anak kita, maka cucu kita yang akan mendapatkan manfaatnya," tuturnya.Saat ditanya peluangnya yang tertutup untuk menjadi menteri di kabinet pemerintahan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dengan menjadi ketua DPR, mantan menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan ebudayaan itu hanya menjawab,"Ya tidak apa-apa juga khan?".
Kemudian, pada periode 2014-2019, dia menjadi menteri koordinator di dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
[POPULER OTOMOTIF] SUV Esemka Garuda Mulai Muncul | Koleksi Mobil Ketua DPR Puan MaharaniBerikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Rabu 2 Oktober 2019.
Baca lebih lajut »
Ketua DPR Puan Maharani Miliki Harta Ratusan Miliar RupiahPuan yang merupakan putri dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri itu memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 363.790.695.000.
Baca lebih lajut »
Prediksi Qodari soal Wajah DPR di Bawah Pimpinan Puan MaharaniQodari menilai sosok Puan Maharani yang menjadi Ketua DPR RI periode 2019-2024 akan merefleksikan wajah DPR ke depan. PuanMaharani
Baca lebih lajut »
Puan Maharani Ketua DPR, Begini Kata Setya NovantoSetya Novanto memberikan penilaian mengenai penetapan Puan Maharani sebagai ketua DPR periode 2019-2024. PuanMaharani
Baca lebih lajut »
Sejarah VW Karmann Ghia, Mobil Klasik Milik Ketua DPR RI Puan MaharaniProduksi Volkswagen Karmann dimulai setelah perang dunia kedua.
Baca lebih lajut »
Puan Maharani Ketua DPR, Rupiah Menguat TipisRupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis, 3 Oktober 2019, menguat tipis menjadi Rp 14.194 per dolar AS.
Baca lebih lajut »