PTBA Bagikan Dividen Rp 7,9 Triliun Hari Ini
"Sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2021 yang digelar pada 24 Mei 2022, PTBA membagikan 100 persen laba bersih Perseroan tahun buku 2021 sebagai dividen," kata Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie.
Sepanjang 2021, PTBA mencatatkan kinerja positif dari segi operasional maupun keuangan. Produksi batu bara Perseroan mencapai 30,0 juta ton dengan angkutan kereta api sebesar 25,4 juta ton dan penjualan batu bara sebesar 28,4 juta ton.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengelola Mitra10 Catur Sentosa Bagi Dividen Rp 40 MiliarPT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), pemilik jaringan distribusi bahan bangunan Mitra10 dan Atria, akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 9 per saham.
Baca lebih lajut »
Omzet PKL Dulu Rp 60 Ribu/Hari, Mangkal di Kolong Proyek LRT Jadi Rp 500 RibuAdanya pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek), ternyata menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pedagang di sekitar.
Baca lebih lajut »
Harga Gula Tingkat Petani Rp 11.500/Kg, di Konsumen Rp 13.500/KgHarga gula di tingkap petani ditetapkan sebesar Rp 11.500/kg. Sedangkan di tingkat konsumen ditetapkan sebesar Rp 13.500/kg.
Baca lebih lajut »
Mendag Sebut Minyak Goreng Curah Rp 14.000, Pedagang: Masih Kisaran Rp 16.000 di DKI | merdeka.comIkatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyatakan, ketersediaan minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter masih sulit dijumpai di sejumlah pasar wilayah DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »
Dampak Ekonomi Formula E Jakarta Rp 597 Miliar, Pengeluaran Pengunjung dan Tiket Rp 52,4 MiliarPerhitungan dampak ekonomi Formula E Jakarta terdiri dari komponen belanja modal, belanja operasional, biaya komitmen, hingga transaksi pengunjung.
Baca lebih lajut »
Harga Pangan Melambung, Malaysia Kucurkan Bantuan Tunai Rp 2,12 TMalaysia menyiapkan bantuan tunai Rp 2,12 triliun untuk membantu warga miskin yang terdampak akibat kenaikan harga pangan. TempoDunia
Baca lebih lajut »