PT Pupuk Indonesia Ubah Nama Mega Eltra Menjadi Pupuk Indonesia Niaga, ini Alasannya TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - PT Pupuk Indonesia telah melakukan perubahan nama anak usahanya PT Mega Eltra menjadi PT Pupuk Indonesia Niaga yang bertujuan menguatkan kapasitas bisnis bidang ritel, perdagangan, dan distribusi grup Pupuk Indonesia.
Salah satu strategi penguatan lini bisnis tersebut adalah dengan rebranding Mega Eltra menjadi Pupuk Indonesia Niaga.Baca juga : Pupuk Indonesia Buat Kebun Percontohan dan Pembibitan di Bangka BelitungDirektur Utama Pupuk Indonesia Niaga Hilman Taufik menuturkan selama ini pihaknya menjual berbagai produk pupuk komersil untuk sektor pangan, perkebunan, dan industri, di samping sebagai distributor resmi yang menyalurkan pupuk bersubsidi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pupuk Kaltim Bangun Kawasan Industri Pupuk Di Kabupaten Fakfak, Papua BaratPT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), anak perusahaan BUMN Pupuk Indonesia secara resmi memulai proyek pembangunan kawasan industri pupuk di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Baca lebih lajut »
Ditetapkan sebagai PSN, Pupuk Kaltim Bangun Kawasan Industri Pupuk di Fakfak Papua BaratProyek kawasan industri pupuk di Kabupaten Fakfak oleh Pupuk Kaltim didukung pemerintah pusat karena berdampak positif terhadap perekonomian nasional.
Baca lebih lajut »
Menteri BUMN Yakin Santri Makmur akan Pertajam Kemampuan Bangun Agribisnis |Republika OnlineSantri Makmur adalah program inisiasi Petrokimia Gresik yang didukung Pupuk Indonesia
Baca lebih lajut »
Tim Paling Muda Tundukkan Tim Tertua di ProligaTim paling muda, Jakarta BIN, menundukkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, tim tertua yang tampil di Proliga.
Baca lebih lajut »
Ekspansi Pasar, Fujifilm Buka Toko Konsep di IndonesiaFujifilm Indonesia membuka toko konsep pertama di Indonesia dalam rangka memperluas ekspansi bisnis perseroan.
Baca lebih lajut »