PT Nindya Karya (Persero) Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan Teknik Sipil, Simak Penjelasannya TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara bidang konstruksi, PT Nindya Karya sedang membuka lowongan kerja bagi lulusan S1 Teknik Sipil. Dilansir dari laman resminya https://nindyakarya.co.id, posisi yang sedang dibutuhkan adalah estimator pada divisi Engineering, Procurement, dan Construction . 'Batas waktu apply adalah 22 Januari 2023,' tulis pengumuman tersebut.
Melakukan cek silang dengan disiplin terkait jika ditemukan keraguan dalam menentukan lingkup pekerjaan atau dalam menentukan harga. Menentukan komponen kritikal biaya yang akan menimbulkan kekalahan dalam pemenangan project. Membuat 'Risk Analysis' berdasarkan scope of work sehingga dapat membuat contingency plan. Adapun untuk kualifikasi pelamar antara lain: • Memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 Teknik Sipil. • Berusia 27-35 Tahun.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
UGM kukuhkan guru besar teknik geodesi pertamaUniversitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengukuhkan Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan Muhammad sebagai guru besar pertama di Departemen Teknik Geodesi UGM ...
Baca lebih lajut »
Prof Trias Jadi Guru Besar Pertama Teknik Geodesi UGMSalah satu kendala besar dalam upaya mewujudkan kebijakan satu peta adalah tidak tersedianya metadata yang mencukupi tentang data dan peta yang dihasilkan oleh setiap lembaga.
Baca lebih lajut »
Berdiri Sejak 1959, Teknik Geodesi UGM Kukuhkan Guru Besar PertamaDosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM Trias Aditya Kurniawan Muhammad dikukuhkan sebagai Guru Besar pertama di jurusan tersebut.
Baca lebih lajut »
Keluarkan Granat Aktif dari Dada Tentara Ukraina, Tim Dokter Gunakan Teknik Tak LazimPerang Rusia Ukraina menghadirkan beberapa keajaiban dan kejadian luar biasa dalam dunia medis. Terbaru dokter militer Ukraina berhasil menyelesaikan operasi yang...
Baca lebih lajut »
Keluarga Laporkan Kasus Mahasiswa Fakultas Teknik Unhas Meninggal Saat Diksar Mapala - Tribunnews.comKeluarga Laporkan Kasus Mahasiswa Fakultas Teknik Unhas Meninggal Saat Diksar Mapala via tribunnews
Baca lebih lajut »
PBB: 7.000 Sipil Tewas di Ukraina, Jumlah Sebenarnya Diperkirakan Jauh Lebih TinggiLebih dari 7.000 warga sipil dikonfirmasi tewas sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022 lalu. Jumlah kematian sebenarnya diperkirakan lebih tinggi.
Baca lebih lajut »