PSS Sleman menghadapi RANS Nusantara FC dalam lanjutan Liga 1 malam ini. Duel digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
mengatakan kondisi timnya berbanding terbalik dengan RANS Nusantara FC. Di laga perdananya, RANS Nusantara FC justru mampu mencuri satu poin dari tuan rumah PSIS Semarang. Kedua tim berbagi skor 1-1.
"Kondisi pertandingan perdana PSS berbanding terbalik dengan RANS. Kami kalah 1-2 dari PSM sementara mereka berhasil mengambil poin di kandang PSIS," ucap Seto, Kamis 28 Juli 2022."Saya pikir keadaan saat ini mereka dalam kondisi siap. Sementara kami masih mencari jati diri," sambung Seto. Melawan tim promosi Liga 2 ini, Seto ingin agar anak asuhannya bisa bermain lepas. Seto juga mewanti-wanti agar para pemain Super Elang Jawa ini bisa mengurangi kesalahan-kesalahan individual sehingga bisa tampil baik dan membawa pulang poin perdana.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PSS Sleman Boyong 21 Pemain ke Bogor Lawan Rans Nusantara FCPSS Sleman memboyong ada 21 pemain menghadapi tuan rumah Rans Nusantara FC di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (29/7).
Baca lebih lajut »
Kapten PSS Sleman Tak Dibawa ke Bogor Hadapi Rans Nusantara, Kemana?PSS Sleman akan melakoni pertandingan kedua pada kompetisi Liga 1 melawan Rans Nusantara. Laga akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (29/7/2022).
Baca lebih lajut »
RANS Nusantara vs PSS Sleman, Rahmat Darmawan Waspadai Kekuatan Pelapis Super EljaJuru taktik RANS Nusantara FC Rahmad Darmawan mewaspadai kekuatan para pemain pelapis PSS Sleman.
Baca lebih lajut »
21 Pemain PSS Sleman Siap Matikan RANS Nusantara di Kandangnya - Bolasport.comPSS Sleman sudah berangkat ke Bogor untuk melanjutkan pertandingan Liga 1 pekan kedua melawan RANS Nusantara pada Jumat (29/7/2022).
Baca lebih lajut »
Polres Sleman Sergap 2 Kurir Narkoba, 10 Kg Sabu-Sabu Disita | merdeka.comPetugas Satresnarkoba Polres Sleman menangkap dua orang kurir sabu-sabu berinisial DJP (24), warga Lampung, dan EK (24), warga Kalimantan Tengah. Dari keduanya polisi menyita 10 kg sabu-sabu.
Baca lebih lajut »