Normalisasi harga komoditi dan Pemilu akan berpengaruh terhadap laju Indeks LQ45 pada semester II/2023.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Indeks LQ45 diperkirakan masih dapat mencetak pertumbuhan pada paruh kedua 2023. Hingga saat ini, indeks berisikan 45 saham paling likuid di Bursa tersebut masih mencatatkan pertumbuhan 0,91 persen year-to-date .
Untuk semester II/2023 ini, Mirae Sekuritas merekomendasikan beberapa sektor, di antaranya perbankan, consumer, dan otomotif. Track all markets on TradingViewSebagai informasi, penguatan indeks LQ45 pada paruh pertama 2023 didorong oleh harga saham BBRI, ASII, BBCA, GOTO, TLKM, dan BBRI. Akan tetapi, konstituen dari sektor energi tercatat merosot cukup tajam.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Prospek Reksa Dana Semester II/2023, Investor Bisa Diversifikasi AsetReksa dana pendapatan tetap bisa diuntungkan dengan kemungkinan BI akan menahan suku bunga hingga akhir tahun.
Baca lebih lajut »
Reksa Dana Saham Berpeluang Rebound Semester II/2023, tapi...Reksa dana saham memiliki peluang cukup moderat untuk membalikkan kinerja negatif di tengah harapan IHSG akan melaju.
Baca lebih lajut »
IHSG Diprediksi Bisa 7.100 pada Semester II/2023, Cek KatalisnyaGerak IHSG pada semester II akan memiliki setidaknya empat sentimen dengan mayoritas dipengaruhi oleh sentimen pemilu.
Baca lebih lajut »
BNI AM Optimistis Reksa Dana Saham Berbalik Positif Semester II/2023Reksa dana saham punya potensi naik pada semester II/2023, apalagi level valuasinya masih sangat menarik.
Baca lebih lajut »
Indeks Bisnis-27 Ditutup Hijau, Saham JSMR, BFIN & INTP Pesta CuanSaham JSMR, BFIN, INTP, dan BMRI kompak menguat saat indeks Bisnis-27 parkir di zona hijau menjelang libur panjang.
Baca lebih lajut »